Ketiadaan pusat data iklim nasional membuat Indonesia masih sangat bergantung pada data dan model global dalam membaca risiko perubahan iklim dan kebencanaan.
Johor Malaysia yang menjadi idola raksasa teknologi global untuk membangun data center, memperketat izin pembangunan. Investor diramal beralih ke Indonesia, namun ada beberapa risiko yang disorot.
Menurut IESR, pemanfaatan panas bumi dapat menjadi pilihan yang lebih ekonomis karena berpotensi memangkas sepertiga hingga setengah dari biaya pembangkitan listrik.
Kapasitas pusat data Indonesia diperkirakan bertambah 250% menjadi 1.155 MW. Asosiasi Data Center Indonesia atau IDPRO mengungkapkan soal ketersediaan air dan listriknya.
Kapasitas pusat data Malaysia diperkirakan bertambah 350% dari 690 MW menjadi 3.105 MW. Sedangkan di Indonesia diprediksi naik 250% dari 330 MW menjadi 1.155 MW.
Anak usaha Telkom, NeutraDC meresmikan data center AI bernama NeutraDC Nxera Batam. Kapasitasnya 18 megawatt pada tahap awal, dan akan menjadi tiga kali lipat kemudian.
Menteri Airlangga Hartarto, memfokuskan pada pengembangan Data Center domestik dan AI untuk menunjang kedaulatan data dan meningkatkan ekonomi digital di kawasan ASEAN.
Inovasi teknologi 3D TRASAR™ untuk Direct-to-Chip Liquid Cooling menandai terobosan baru dalam sistem pendinginan untuk high-performance computing dan pusat data
PT PLN (Persero) optimistis target RUPTL bisa tercapai, salah satunya dengan pertumbuhan permintaan listrik untuk data center berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).