Pendiri Startup India Kunal Shah Resmi Gantikan Will Cathcart Jadi Bos WhatsApp

Rahayu Subekti
23 Juni 2026, 12:49
Kunal Shalh, bos baru WhatsApp yang menggantikan Will Cathcart.
LinkedIn/Kunal Shah
Kunal Shalh, bos baru WhatsApp yang menggantikan Will Cathcart.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

WhatsApp resmi memasuki babak baru setelah Will Cathcart mengumumkan pengunduran dirinya sebagai kepala platform perpesanan milik Meta tersebut. Posisi yang telah diemban Cathcart selama hampir tujuh tahun kini akan diteruskan oleh Kunal Shah, pendiri startup fintech asal India, Cred.

Dalam unggahan di media sosial, pada Senin (22/6), Cathcart menyatakan WhatsApp saat ini berada dalam posisi terkuat sepanjang sejarahnya. Namun, ia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk mundur dari jabatan yang telah membesarkan aplikasi dengan lebih dari tiga miliar pengguna di seluruh dunia itu.

Meski tidak lagi memimpin WhatsApp, Cathcart dipastikan tetap berada dalam jajaran kepemimpinan Meta. Ia akan menjalankan peran baru di perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp tersebut.

Sebagai penggantinya, Meta menunjuk Kunal Shah, sosok yang dikenal sebagai pendiri Cred, startup fintech yang berbasis di Bengaluru, India. Cred menawarkan layanan eksklusif yang memberikan penghargaan kepada pengguna berpenghasilan tinggi yang disiplin membayar tagihan kartu kredit tepat waktu.

CEO Meta Mark Zuckerberg menyambut penunjukan Shah dengan optimistis. Menurutnya, Shah telah membangun salah satu perusahaan teknologi paling berpengaruh di India dan memiliki pengalaman yang relevan untuk memimpin aplikasi pesan terbesar di dunia.

“Dia membawa mentalitas pembangun dan perspektif global yang akan sangat membantunya dalam menjalankan aplikasi pesan terbesar di dunia,” kata Zuckerberg seperti dikutip dari BBC. 

Kunal Shah Dikenal sebagai Investor dan Penasihat Sejumlah Startup di India

Sebelum mendirikan Cred pada 2018, Shah dikenal sebagai investor dan penasihat bagi sejumlah startup di India maupun Asia Tenggara. Dalam pernyataannya, Shah mengatakan akan tetap menjadi pemegang saham Cred meski kini mengambil peran baru sebagai pimpinan WhatsApp.

Penunjukan Shah juga terjadi bersamaan dengan semakin eratnya hubungan Meta dan Cred. Perusahaan fintech tersebut diketahui telah menerima investasi senilai US$ 900 juta atau Rp 16,04 triliun dari Meta. Berdasarkan laporan Bloomberg, investasi itu membuat Meta memiliki sekitar 20% saham di Cred.

Meski demikian, Shah menegaskan bahwa status Meta sebagai investor minoritas tidak akan memberikan akses terhadap data anggota Cred.

Pergantian kepemimpinan ini dinilai menjadi bagian dari strategi Meta untuk memperkuat posisi WhatsApp, terutama di India yang merupakan pasar terbesar aplikasi tersebut. Menurut data World Population Review, WhatsApp memiliki sekitar 853 juta pengguna di negara tersebut.

Di bawah Meta, WhatsApp tidak lagi hanya berfungsi sebagai aplikasi perpesanan. Perusahaan kini terus mengembangkan sumber pendapatan baru melalui iklan, layanan berlangganan, fitur bisnis, hingga integrasi kecerdasan buatan atau AI. 

Namun, tantangan yang menanti Shah juga tidak ringan. Selain menjaga pertumbuhan pengguna, WhatsApp masih menghadapi sorotan terkait isu privasi dan praktik berbagi data dengan perusahaan induknya, Meta.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Rahayu Subekti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...