Kualitas Udara di Badung, Bali Jadi yang Terburuk di Indonesia Pagi Ini
Kualitas udara di Kota Badung, Bali menjadi yang terburuk di Indonesia pada Selasa (8/7) pagi. Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 07.39 WIB, Kota Badung mencatat indeks AQI poin sebesar 108 atau berada pada kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif.
Berikut ini lima kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia, pada Selasa (8/7):
1. Badung, Bali dengan AQI poin 108 atau berada pada kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif
2. Surabaya, Jawa Timur dengan AQI poin 100 atau berada pada kategori sedang
3. Bandung, Jawa Barat dengan AQI poin 96 atau berada pada kategori sedang
4. Tangerang Selatan, Banten dengan AQI poin 92 atau masuk kategori sedang
5. DKI Jakarta dengan AQI poin 73 atau masuk kategori sedang
Kota dengan kualitas udara terbaik di Indonesia pada pagi ini ditempati oleh Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah dengan AQI poin 33 atau berada pada kategori baik.
Kota dengan kualitas udara terbaik di dunia pagi ini adalah Milan, Italia dengan indeks AQI poin 0 atau berada pada kategori baik. Adapun kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pagi ini adalah Kinshasa, Kongo dengan indeks AQI poin 165 atau masuk kategori tidak sehat.
Indeks AQI menunjukkan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Kategori baik memiliki rentang PM 2,5 sebesar 0-50. Kategori sedang dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang PM 2,5 101-150.
Berikutnya kategori tidak sehat dengan rentang PM 2,5 di angka 151-200, kategori sangat tidak sehat sebesar 200-299, dan kategori berbahaya dengan rentang PM 2,5 sebesar 300-500. Kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udara dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.
Kualitas udara masuk kategori berbahaya dengan rentang PM 2,5 sebesar 300-500. Secara umum, kualitas udara pada rentang tersebut dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.
