Jakarta Perkuat Aksi Iklim, Targetkan Masuk 20 Besar Kota Dunia pada 2045
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas iklim. Langkah tersebut sebagai bagian dari upaya jangka panjang menjadi salah satu dari 20 kota teratas dunia dalam Global City Index 2045.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, Budi Awaludin, menekankan peningkatan emisi gas rumah kaca telah menimbulkan ancaman serius terhadap kualitas hidup masyarakat global. Ini termasuk Jakarta yang merupakan salah satu wilayah paling rentan terhadap dampak perubahan iklim.
“Kami sangat menyadari pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terkait perubahan iklim dalam tiga tahun terakhir. Untuk itu kami menciptakan ribuan aktivitas komunikasi,” ujar Budi dalam acara Katadata Green Collabs Blok M, Sabtu (23/8).
Namun demikian, Budi mengatakan, Pemprov Jakarta menyadari perlunya masukan dari pihak lain untuk mengkomunikasikan perubahan iklim ke masyarakat. Menurut dia, kolaborasi menjadi mutlak untuk dijalankan
Selain mengedukasi publik, Pemprov DKI juga membuka ruang partisipasi masyarakat dalam memberikan data dan informasi terkait perubahan iklim. Data ini dinilai penting untuk memperkuat pengetahuan sekaligus menjadi bahan evaluasi perencanaan pembangunan rendah karbon yang berorientasi pada ketahanan iklim.
Sebagai informasi, saat ini Jakarta berada di peringkat 374 Global City Index dari ratusan kota dunia. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2045, Jakarta memproyeksikan diri sebagai kota global yang progresif, adil, kompetitif, dan berkelanjutan.
Jakarta ditargetkan masuk Top 20 Global City Index di 2045, yang bertepatan dengan 100 tahun kemerdekaan Indonesia. Jakarta masuk dalam jajaran 20 besar kota global.
“Untuk mencapai target tersebut, Jakarta harus mengambil langkah strategis dan terukur, dengan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan, dan inklusivitas. Fokus pada inovasi, efektivitas, dan daya saing menjadi kunci agar Jakarta bisa terus tumbuh secara global,” kata Budi.
Dia mengatakan pihaknya akan meningkatkan berbagai upaya berkelanjutan, mulai dari penyediaan ruang terbuka hijau, integrasi program lingkungan, hingga perluasan kolaborasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan.
“Kami mengajak bapak ibu berkolaborasi dalam aksi iklim berkelanjutan. Semoga dalam forum ini kita dapat bisa meningkatkan komitmen kita untuk terus memperbaiki kualitas iklim di lingkup provinsi DKI Jakarta,” ujarnya.
