Skor Penilaian Adipura Rendah, Masalah Sampah Bali Jadi Prioritas Nasional
Jadi ikon pariwisata Indonesia, Bali nyatanya masih menghadapi masalah serius dalam urusan pengelolaan sampah. Bahkan dalam program penilaian kebersihan Adipura, tidak ada kabupaten/kota di Provinsi Bali yang mendapat predikat "Menuju Kota Bersih". Ini predikat tertinggi yang diperoleh kabupaten/kota dalam penilaian Adipura untuk tahun evaluasi 2025.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menekankan pentingnya penanganan sampah Bali. “Ketika pantai bersih, Indonesia dihormati sebagai negara yang peduli lingkungan. Namun, jika tercemar sampah, reputasi kita juga ikut tercoreng,” kata Hanif saat menghadiri aksi bersih pantai di Jimbaran, Bali, Jumat (6/3).
Hanif meminta pemerintah Bali untuk mempercepat upaya pemilahan sampah rumah tangga hingga memperluas jaringan bank sampah. “Sekaligus memastikan kawasan wisata, hotel, restoran, serta kafe memiliki sistem pemilahan yang disiplin untuk mencegah sampah membebani TPA dan mencemari lingkungan,” ujarnya.
Hanif mengunjungi beberapa lokasi pengelolaan sampah di Bali, salah satunya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Tahura 1 di Denpasar, Desa Kesiman Petilan di Denpasar, Desa Bongkasa Pertiwi di Badung, serta TPS reduce-reuse-recycle Pudak Mesari di Darmasaba, Badung.
Meski Bali sudah menunjukkan kemajuan dalam pengelolaan sampah, namun Hanif menilai masih ada masalah yang harus segera dituntaskan. Ini penting untuk mendukung target 63,41 persen sampah nasional terkelola tahun ini.
Kabupaten Badung Dihadiahi Mesin Pencacah Kayu
Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup menghadiahkan wood chipper atau mesin pencacah kayu untu Pemerintah Kabupaten Badung, Bali. Ini untuk memudahkan pengelolaan sampah organik.
“Saya berharap dukungan ini dapat meningkatkan kapasitas daerah dalam menyelesaikan persoalan sampah, sehingga masalah sampah di Bali bisa ditangani secara cepat,” kata Hanif.
Dia berharap, melalui kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat, Bali dapat menjadi contoh pengelolaan sampah berkelanjutan.
