Kualitas Udara Tangsel, Bekasi, dan Jakarta Tergolong Tidak Sehat Pagi Ini
Kualitas udara di Tangerang Selatan, Bekasi, dan Jakarta terpantau tidak sehat pagi ini. Berdasarkan pantauan situs IQAir pukul 06.38 WIB, poin AQI ketiga wilayah itu lebih dari 150 atau termasuk kualitas udara tidak sehat.
Pada kualitas udara yang tidak sehat, masyarakat umum terutama kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, orang hamil, atau penderita penyakit jantung dan paru rentan mengalami efek kesehatan.
“Ketika kualitas udara dikategorikan tidak sehat, masyarakat umum, terutama kelompok yang sensitif, mungkin mulai mengalami efek kesehatan,” demikian penjelasan IQAir, dikutip pada Kamis (9/4).
IQAir menyarankan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dalam kondisi ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG juga beberapa kali mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, khususnya jika berada di lokasi dengan tingkat pencemaran udara tinggi.
Berikut daftar lima kota di Indonesia dengan kualitas udara terburuk pagi ini:
- Tangerang Selatan, Banten, dengan poin AQI 186 atau dalam kategori tidak sehat
- Bekasi, Jawa Barat, dengan poin AQI 155 atau dalam kategori tidak sehat
- Jakarta, dengan poin AQI 155 atau dalam kategori tidak sehat
- Surabaya, Jawa Timur, dengan poin AQI 98 atau dalam kategori sedang
- Yogyakarta, DIY, dengan poin AQI 92 atau dalam kategori sedang
Sementara itu, Kota Pekanbaru di Riau memiliki kualitas udara paling sehat pagi ini dengan poin AQI 37. Dengan poin AQI tersebut, kualitas udara Pekanbaru tergolong baik. Kemudian disusul Kota Pontianak di Kalimantan Barat dengan poin AQI 60, namun masuk kategori sedang.
Kualitas udara yang tergolong baik dinilai menjadi waktu yang tepat untuk beraktivitas di luar ruangan. "Ini adalah waktu yang ideal untuk melakukan aktivitas di luar ruangan dengan sedikit atau tanpa risiko yang ditimbulkan oleh udara yang dihirup," demikian pernyataan IQAir.
Di lingkup global, kota besar dengan kualitas udara terbaik memiliki poin AQI 9, tepatnya di Almaty, Kazakhstan. Kemudian disusul Kopenhagen di Denmark dan Auckland di Selandia Baru dengan poin AQI 13. Kualitas udara ketiganya tergolong baik.
Berbanding terbalik dengan keadaan tersebut, kualitas udara di Dhaka, Bangladesh, tergolong tidak sehat dan menjadi yang terburuk di dunia pagi ini. Berikut daftarnya:
- Dhaka, Bangladesh, dengan poin AQI 190 atau dalam kategori tidak sehat
- Chiang Mai, Thailand, dengan poin AQI 167 atau dalam kategori tidak sehat
- Jakarta, Indonesia, dengan poin AQI 155 atau dalam kategori tidak sehat
- Riyadh, Arab Saudi, dengan poin AQI 155 atau dalam kategori tidak sehat
- Hanoi, Vietnam, dengan poin AQI 152 atau dalam kategori tidak sehat
Indeks AQI merupakan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Rumus indeks mempertimbangkan enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.
Angka AQI keseluruhan pada waktu tertentu ditentukan oleh polutan paling berisiko dengan angka AQI paling tinggi. Indeks AQI berkisar dari 0 sampai 500 dengan pembagian enam kategori.
Kategori baik memiliki rentang skor AQI 0-50, kategori sedang memiliki rentang skor 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang skor 101-15o.
Sedangkan kategori tidak sehat dengan rentang skor AQI di angka 151-200, kategori sangat tidak sehat 200-299, dan kategori berbahaya pada rentang 300-500.
Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.
