Pertamina Tertarik Garap Energi Nuklir

Image title
17 Februari 2021, 14:24
energi baru terbarukan, pertamina, energi, nuklir, ebt
Instagram @badan_tenaga_nuklir_nasional
Ilustrasi. Pertamina telah melakukan kajian untuk mengembangkan energi nuklir.

Disrupsi energi sedang terjadi saat ini. Vice President Downstream Research & Technology Innovation Pertamina Andianto Hidayat menyebut perusahaan migas global mulai beralih dari energi fosil ke energi baru terbarukan atau EBT.

Pertamina pun sedang melakukan langkah serupa. Perusahaan menggenjot pemakaian energi bersih dan membuka peluang mengembangkan nuklir.

Untuk masuk ke energi nuklir, perusahaan pelat merah tersebut telah melakukan kajian. Namun, implementasinya masih akan menunggu kebijakan pemerintah. “Kalau memungkinkan kami ke energi nuklir ramah lingkungan dan memiliki aspek keselamatan yang tinggi,” ujarnya dalam NRE and Energy Storage: The Future of Pertamina - Webinar, Rabu (17/2).

Rencana penggunaan energi nuklir di Indonesia hingga kini masih menuai pro dan kontra. Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia alias METI baru-baru ini pun mendorong pemerintah untuk mengeluarkan nuklir dalam pembahasan rancangan undang-undang energi baru terbarukan atau RUU EBT.

Energi itu diusulkan masuk dalam revisi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1997 tentang ketenaganukliran. Ketua Umum METI Surya Darma menyampaikan usulan ini bukan untuk membuat dikotomi antara energi terbarukan dan nuklir. “Seolah-olah kami anti dengan yang lain. Ini yang kami hindari,” ujar dia.

Ia merekomendasikan nuklir masuk dalam undang-undang tersendiri. “Supaya tidak rancu pemanfaatan penggunaan energi terbarukan,” katanya. 

Halaman:
Reporter: Verda Nano Setiawan
Editor: Sorta Tobing

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...