IESR: Pembagian Rice Cooker Bisa Kurangi Penggunaan Energi Kotor

Nadya Zahira
9 Oktober 2023, 15:53
Ilustrasi rice cooker
Instagram
Ilustrasi rice cooker

Pemerintah berencana membagikan rice cooker gratis kepada masyarakat guna mendorong adanya pemanfaatan energi bersih di seluruh sektor industri. Rencana tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM No 11 Tahun 2023 tentang Penyediaan Alat Memasak Berbasis Listrik ke Rumah Tangga. 

Executive Director Institute for Essential Service Reform (IESR) Fabby Tumiwa menilai rencana tersebut efektif mengurangi energi kotor karena masih banyak beberapa masyarakat daerah memasak nasi menggunakan kayu bakar, atau menggunakan kompor gas dari Liquified Petroleum Gas (LPG) sehingga menghasilkan emisi karbon yang cukup banyak. 

“Kalau pakai rice cooker kan (energinya) dari listrik, harusnya di beberapa daerah yang ada listrik energi terbarukan sehingga intensitas emisi dari gridnya lebih rendah,” ujar Fabby kepada wartawan saat ditemui di Jakarta, Senin (9/10). 

Namun, efektivitas penggunaan rice cooker untuk mengurangi energi kotor tergantung pada tiga hal berikut ini:

1. Seberapa lama masyarakat menggunakan rice cooker. Pasalnya, semakin lama penggunaannya, konsumsi listrik yang dihasilkan juga akan lebih banyak.

2. Aktivitas memasak, apakah penggunanya hanya memasak nasi atau memasak makanan lainnya. Jika masyarakat bisa memasak apapun menggunakan rice cooker maka bisa mensubtitusi atau menggantikan penggunaan LPG. 

3. Memperhatikan jangkauan pembagian rice cooker gratis tersebut, “Semakin luas orang yang memakai rice cooker itu akan lebih efekttif, dibagikan kan belum tentu dipakai. Jadi, jangkauannya juga diperhatikan,” kata Fabby.

Di sisi lain, dia juga meminta kepada pemerintah melalui Kementerian Sosial untuk bisa memberikan bantuan sosial kepada masyarakat. "Jadi bukan hanya membagikan rice cooker gratis saja, tapi membagikan bantuan sosial (bansos) juga seperti beras, karena yang mahal sekarang itu beras,” kata dia. 

Sebelumnya, Sekretaris Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, pembagian rice cooker gratis tersebut dilakukan guna mendorong adanya pemanfaatan energi bersih di seluruh sektor industri.

Dia mengatakan, sebelumnya pemerintah sudah mengeluarkan program kendaraan listrik untuk pemanfaatan energi bersih di sektor transportasi. Saat ini, pemerintah juga ingin mengeluarkan program pemanfaatn energi bersih untuk industri rumah tangga.

“Salah satunya dengan pemanfaatan yang misalkan sekarang menggunakan (alat masak) bahan bakar yang lain, nanti digeser kepada listrik,” ujar Dadan saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (6/10).

Dadan mengatakan, pemberian rice cooker gratis kepada masyarakat rencananya akan direalisasikan tahun ini. Namun, hal itu tergantung dari anggaran pemerintah. Pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp 347 miliar untuk rencana tersebut. 

Reporter: Nadya Zahira

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...