Kebakaran Gudang Pestisida di Tangsel Membuat Sungai Cisadane Tercemar
Aliran air di Sungai Jaletreng di Tangerang Selatan dilaporkan berubah warna menjadi keputihan dan berbau menyengat. Sungai Jaletreng merupakan bagian dari Sungai Cisadane. Berdasarkan pernyataan Dinas Lingkungan Hidup, cemaran terjadi akibat kebakaran di gudang distributor bahan kimia pembasmi hama atau pestisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, Kecamatan Setu.
Kepala Seksi Pengendalian, Pencemaran dan Pengawasan Lingkungan Tangerang Selatan Hadiman menjelaskan, petugas pemadam kebakaran melakukan penyemprotan untuk memadamkan api. "Akibatnya bahan cairan kimia terbawa arus hingga mengalir ke anak kali yang berwarna putih dengan aroma menyengat," ujarnya di Tangerang, seperti dikuti Antara, Senin (9/2).
Cemaran bahan kimia juga menyebabkan matinya ikan di Sungai Jaletreng. Beberapa video beredar menunjukkan bangkai ikan mengambang di sungai tersebut.
Insiden ini menyebabkan penurunan kualitas air baku di wilayah Tangerang sehingga Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) AETRA Tangerang melakukan penghentian sementara pasokan air. Warga terpantau ramai melaporkan gangguan pasokan Air melalui instagram PDAM AETRA Tangerang.
"Dapat kami informasikan bahwa saat ini tengah terjadi penurunan kualitas air baku akibat peningkatan polutan di Sungai Cisadane," tulis akun instagram resmi PDAM AETRA Tangerang, Senin (9/2)
Instalasi pengolahan air belum bisa beroperasi secara optimal karena pihak PDAM perlu melakukan pemeriksaan kualitas air baku secara ketat. "Segera setelah kualitas air baku memenuhi syarat, kami akan mengoperasikan instalasi pengolahan air secara optimal, dan suplai air ke pelanggan akan kembali normal," demikian tertulis.
Beberapa warga melaporkan sudah kembali mendapatkan pasokan air pada Selasa (10/2) pagi.
