Karhutla TN Tanjung Puting Kalimantan, Relawan Kewalahan Sampaikan Surat Terbuka

Ajeng Dwita Ayuningtyas
12 Oktober 2026, 11:08
Tim relawan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (kahutla) di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, membacakan surat terbuka untuk meminta bantuan pemerintah, Senin (12/10). Tim relawan mengaku sudah kewalahan menangangi karhutla yang telah men
Instagram moncos_thepuntal_puntal
Tim relawan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (kahutla) di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, membacakan surat terbuka untuk meminta bantuan pemerintah, Senin (12/10). Tim relawan mengaku sudah kewalahan menangangi karhutla yang telah menghanguskan ribuan hektare lahan di pujsat konservasi pertama bagi orangutan di Indonesia tersebut.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Tim relawan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (kahutla) mengaku kewalahan menangani api di Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Kalimantan Tengah. Kebakaran di kawasan konservasi pertama orangutan di Tanah Air tersebut telah menghanguskan ribuan hektare lahan.

“Kami harus jujur mengakui bahwa upaya di lapangan tidak lagi cukup untuk menghadapi situasi sebesar ini,” kata seorang relawan yang mewakili tim membacakan surat terbuka, dikutip dari video yang diunggap di Instagram @moncos_thepuntal_puntal, Senin (12/10).

Para relawan yang merupakan pelaku usaha di taman nasional itu mengatakan, tim di lapangan telah berjibaku memadamkan api dengan segala kemampuan, namun api masih terus berkobar, sedangkan kemampuan tim kian terbatas.

Karena itu, para relawan meminta kepada pemerintah agar segera menurunkan bantuan skala besar ke TNTP.

“Melalui surat terbuka ini, kami memohon kepada pemerintah untuk segera mengerahkan penanganan skala besar, termasuk water bombing, serta menambah dukungan anggaran dan logistik,” ujarnya.

Tim tidak menampik bahwa sudah ada bantuan untuk penanganan karhutla, namun belum cukup. “Kami tidak membutuhkan sekadar janji. Kami tidak membutuhkan harapan yang kembali menggantung. Kami membutuhkan tindakan nyata, sekarang,” tulis para relawan.

Salah Satu Taman Nasional Tertua di Indonesia 

Taman Nasional Tanjung Puting merupakan salah satu taman nasional tertua di Indonesia, yang ditetapkan untuk penyelamatan ekosistem hutan rawa dan rawa gambut, sekaligus penyelamatan spesies unggulan orangutan dan bekantan. Luas kawasan konservasi ini mencapai sekitar 412,5 ribu hektare di Kalimantan Tengah. 

Tak hanya orangutan dan bekantan, beberapa spesies kunci juga ada di Taman Nasional Tanjung Puting, termasuk penyu sisik. Kekayaan keanekaragaman hayati di taman nasional ini membuatnya banyak dikenal di level dunia. 

Sekitar 408,3 ribu hektare atau 98,9 persen kawasan Taman Nasional Tanjung Puting ditetapkan sebagai situs ramsar pada 2013. Area tersebut menjadi representasi kawasan lahan basah paling penting di Kalimantan Tengah. Fungsinya, sebagai reservoir air, juga menjaga proses hidrologi, biologi, dan ekologi ekosistem di dalamnya. 

UNESCO pun telah menetapkan kawasan konservasi ini sebagai Cagar Biosfer atau pengelolaan kawasan untuk melindungi ekosistem, sekaligus mengintegrasikan manusia untuk pembangunan ramah lingkungan dan berkelanjutan

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ajeng Dwita Ayuningtyas

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...