Apa itu Green Jobs? Konsep Pekerjaan Ramah Lingkungan 

Anggi Mardiana
2 Mei 2025, 17:30
Apa itu Green Jobs?
Freepik.com
Apa itu Green Jobs?
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Apa itu green jobs? Perubahan iklim kini menjadi salah satu persoalan paling mendesak yang dihadapi secara global. Masalah ini muncul akibat melonjaknya konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer, yang dipicu oleh berbagai aktivitas manusia, termasuk pembakaran energi fosil, deforestasi, dan kegiatan industri. 

Mengatasi krisis iklim tidak hanya penting untuk menjaga kelestarian alam, tetapi juga menjadi kunci bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan semakin tingginya perhatian masyarakat terhadap isu lingkungan, gagasan mengenai green jobs atau pekerjaan yang berorientasi pada kelestarian alam menjadi signifikan dan mendapat tempat penting.

Awal Mula Green Jobs

Konsep green jobs berawal dari gerakan aktivis lingkungan pada abad ke-19, lalu berkembang menjadi upaya dalam menciptakan pekerjaan yang berfokus pada pelestarian alam. Perjalanan ini, ditandai oleh momentum penting seperti Protokol Kyoto tahun 1997 yang memicu aksi global untuk keberlanjutan (Spanne, 2022). 

Langkah tersebut, diperkuat oleh lahirnya Perjanjian Paris tahun 2015, serta target tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) 2030 dari PBB yang semakin memperkuat kerangka pengembangan Green Jobs. Sementara di Indonesia, kemunculan Green Jobs didorong oleh urgensi untuk menghadapi perubahan iklim dan memperkuat ketahanan nasional, salah satunya melalui transisi energi. 

Indonesia menempati posisi rentan dalam indeks ketahanan iklim global karena tingginya ancaman banjir dan gelombang panas. Tanpa langkah adaptasi yang memadai, dampaknya akan semakin meluas, misalnya jumlah warga yang terdampak banjir ekstrem berpotensi meningkat hingga 1,4 juta orang pada periode 2035–2044 (World Bank, 2021).

Kesempatan kerja dalam sektor green jobs terus meningkat seiring bertambahnya kesadaran publik akan pentingnya menjaga lingkungan hidup. Pada tahun 2019, jumlah pekerja di bidang energi terbarukan diperkirakan mencapai 32.980 orang. Angka ini, diproyeksikan akan tumbuh signifikan dengan kebutuhan tenaga kerja mencapai sekitar 770.000 pada 2040, dan bisa menembus 1,1 juta pada 2050.

Apa itu Green Jobs?

Ilustrasi green jobs
Ilustrasi green jobs (Vecteezy.com/Sujin Jetkasettakorn)

Apa itu green jobs? Green jobs merupakan jenis pekerjaan yang tidak hanya layak secara ekonomi, tetapi juga mendukung kelestarian lingkungan. Menurut International Labour Organization (ILO), pekerjaan ini mencerminkan arah menuju sistem ekonomi dan sosial yang berkelanjutan, serta mampu menjaga lingkungan untuk masa kini dan masa depan. 

Peta jalan green jobs menurut Bappenas, mencakup aktivitas kerja yang berperan dalam menjaga atau memulihkan kelestarian lingkungan, sekaligus mendukung terciptanya pekerjaan yang layak. 

Green jobs menurut proyek Innovation and Investment for Inclusive Sustainable Economic Development (ISED), diartikan sebagai pekerjaan hijau yang memenuhi sejumlah kriteria berikut:

  • Mengatasi emisi gas rumah kaca;
  • Meningkatkan efisiensi energi dan bahan baku;
  • Melindungi dan memulihkan ekosistem;
  • Mendukung adaptasi terhadap dampak perubahan iklim.
  • Meminimalkan limbah dan polusi;

Jenis pekerjaan ini, memiliki peran penting dalam melindungi dan memulihkan kondisi lingkungan. Ruang lingkup green jobs meliputi berbagai sektor seperti pertanian, industri, jasa, dan administrasi, dengan catatan pekerjaan tersebut berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan, serta memenuhi standar pekerjaan yang layak. 

Konsep green jobs di Indonesia sejalan dengan penerapan ekonomi hijau yang telah masuk dalam agenda prioritas nasional dalam kerangka pembangunan rendah karbon. Berdasarkan data dari Bappenas, negara ini diperkirakan mampu menciptakan sekitar tiga juta green jobs hingga tahun 2060.

5 Contoh Green Jobs

Terdapat beberapa green jobs yang dapat ditemukan, baik di Indonesia maupun di negara lain. Jenis pekerjaan ini, tidak hanya mendukung kelestarian lingkungan, tetapi juga berperan dalam memperkuat perekonomian. Berikut contoh green jobs:

1. Ahli Konservasi Lingkungan

Profesi ahli konservasi lingkungan fokus pada perlindungan keanekaragaman hayati dan pelestarian habitat alami dari ancaman kerusakan atau kepunahan. Mereka bekerja sama dengan lembaga pemerintah, dan organisasi lingkungan untuk mengelola kawasan konservasi seperti taman nasional dan hutan lindung.

2. Insinyur Energi Terbarukan 

Para insinyur ini, mengembangkan teknologi untuk menghasilkan energi dari sumber-sumber terbarukan seperti air, angin, dan biomassa. Dengan potensi alam yang besar, Indonesia menjadi wilayah yang strategis untuk pengembangan teknologi energi terbarukan.

3. Spesialis Pengelolaan Limbah

Tugas utama spesialis pengelolaan limbah yaitu menangani sampah dan limbah secara berkelanjutan, termasuk proses daur ulang dan pembuangan yang ramah lingkungan. Mereka juga berkontribusi dalam mengurangi pencemaran dan memberikan edukasi kepada masyarakat, tentang pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

4. Teknisi Panel Surya

Profesi ini bertanggung jawab atas instalasi, perawatan, dan perbaikan panel surya yang mengubah sinar Matahari menjadi listrik. Mengingat Indonesia memiliki intensitas sinar Matahari yang tinggi sepanjang tahun, peran teknisi panel surya semakin penting dalam mendukung transisi ke energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

5. Desainer Bangunan Ramah Lingkungan

Desainer bangunan rumah menciptakan rancangan bangunan yang hemat energi, memanfaatkan bahan-bahan berkelanjutan, serta mengintegrasikan sistem pengelolaan air dan limbah yang efisien. Di Indonesia, peran mereka penting dalam mengurangi dampak lingkungan dari pembangunan dan mendorong efisiensi energi dalam sektor konstruksi.

Manfaat Green Jobs

Green jobs membawa dampak positif yang signifikan, tidak hanya dalam menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga dalam mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan. Berikut manfaat green jobs mengutip dari Ecadin.org:

1. Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca 

Pekerjaan yang berfokus pada energi terbarukan, seperti pemasangan panel surya dan pengoperasian turbin angin, berperan besar dalam menekan emisi karbon. Dengan beralih dari sumber energi fosil ke energi terbarukan, kontribusi terhadap perubahan iklim dapat dikurangi secara nyata.

2. Menekan Risiko Bencana Alam

Dengan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan dan inisiatif seperti reboisasi, green jobs, berkontribusi dalam mengurangi potensi bencana akibat kerusakan lingkungan, serta menjaga keseimbangan alam dan ketahanan ekosistem.

3. Meningkatkan Kualitas Lingkungan

Pekerja di bidang pengelolaan limbah dan pelestarian lingkungan membantu mengurangi pencemaran yang berdampak pada udara, tanah, dan air. Upaya ini, mendorong terciptanya lingkungan hidup yang lebih sehat bagi masyarakat.

4. Membuka Peluang Kerja yang Berkelanjutan

Transformasi menuju ekonomi hijau memunculkan banyak jenis pekerjaan baru, mulai dari sektor energi bersih hingga industri daur ulang dan konservasi. Ini menjadi peluang besar dalam menciptakan pekerjaan jangka panjang yang berdampak positif bagi lingkungan.

Dapat disimpulkan apa itu green jobs adalah gagasan tentang pekerjaan ramah lingkungan, sebagai solusi mengatasi perubahan iklim dan ketidakpastian ekonomi. Salah satu peluang besar dalam pengembangan green jobs di Indonesia terletak pada kekayaan sumber daya energi baru dan terbarukan (EBT). Indonesia memiliki potensi EBT yang melimpah, seperti energi Matahari, angin, air, dan biomassa. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...