Gunakan Masker Dapat Turunkan Risiko Penularan Covid-19 Hingga 75%

Jika disiplin menggunakan masker, mencuci tangan, dan jaga jarak, risiko penularan virus corona bisa turun hingga 100%.
Dwi Hadya Jayani
16 Oktober 2020, 18:40
Jika disiplin menggunakan masker, mencuci tangan, dan jaga jarak, risiko penularan virus corona bisa turun hingga 100%.
ANTARA FOTO/Rony Muharrman/wsj.
Petugas Satpol PP Kota Pekanbaru mengikuti gelar pasukan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di Pekanbaru, Riau, Jumat (2/10/2020). Menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak efektif mencegah penularan Covid-19.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

 

Pandemi corona telah berjalan selama tujuh bulan. Namun, belum ada obat-obatan dan vaksin yang pasti untuk mengobati mereka yang terinfeksi virus corona

Satu-satunya cara yang terbukti ampuh mengurangi penularan Covid-19 yaitu protokol kesehatan #Gerakan3M. Protokol tersebut terdiri dari menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. 

Ketua Umum Gerakan Pakai Masker (GPM) Sigit Pramono mengatakan orang yang memakai masker dapat menurunkan risiko tertular hingga 75%. "Jika ditambah dengan dua gerakan lainnya, mencuci tangan dan jaga jarak, akan menjadi 100%," kata Sigit dalam Webinar "Protokol Kesehatan di Tempat Makan" yang diselenggarakan oleh Katadata pada Jumat (16/10).

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Covid-19 Sonny Harmadi menambahkan orang terinfeksi Covid-19 yang tidak menggunakan masker berpotensi menularkan virus corona kepada orang sehat hingga 70%. Namun, jika orang yang sakit menggunakan masker peluang menularkan ke orang sehat hanya 5%.

Data lainnya menunjukkan orang tanpa gejala (OTG) berpotensi besar menularkan Covid-19. Sonny menyebut jika 20% OTG tidak menggunakan masker, maka ada  80% orang yang patuh tertular.  

Berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) terkait Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi, responden yang mengaku sering memakai masker telah mencapai 91,98%. Sedangkan yang mencuci tangan selama 20 detik sebanyak 75,38%, dan menjaga jarak minimal 1 meter 73,54%.

Pentingnya Perubahan Perilaku di Tempat Makan

 

Lebih lanjut, Sonny menjelaskan rumah makan menjadi salah satu tempat penularan Covid-19. Terdapat tiga risiko penularan di rumah makan, yaitu risiko rendah jika makan sendiri, risiko sedang ketika makan bersama dalam kelompok kecil dan satu keluarga yang tidak lebih dari lima orang.

Terakhir, risiko tinggi jika makan lebih dari lima orang hingga menyebabkan kerumunan. “Tidak menjaga jarak lebih berbahaya,” kata Sonny.

Agar pengusaha restoran mematuhi protokol kesehatan, Sonny akan memberikan sticker bertuliskan “Patuh”. Langkah itu bisa dilaksanakan oleh lembaga independen atau satgas daerah.

Satgas Penanganan Covid-19 pun bakal memberikan kriteria rumah makan yang patuh protokol kesehatan. Selain itu, Satgas akan mensosialisasikan hal tersebut ke tempat-tempat publik, termasuk rumah sakit, puskesmas, mal, apotek, dan lainnya.

 

Reporter: Dwi Hadya Jayani

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

Video Pilihan

Artikel Terkait