Kasus Covid-19 Melonjak, WHO Ingatkan Pentingnya Protokol Kesehatan

Kasus Covid-19 di seluruh dunia sudah mencapai lebih dari 40 juta orang. Jumlah tersebut diproyeksi bakal melonjak dengan dimulainya musim dingin di berbagai negara.
Image title
Oleh Febrina Ratna Iskana
20 Oktober 2020, 12:49
who, virus corona, covid-19, pandemi corona, pandemi
TWITTER @WHO
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, meminta pemerintah dan masyarakat di berbagai negara mengantisipasi lojakan kasus Covid-19 jelang akhir tahun.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengkhawatirkan penyebaran kasus Covid-19 yang semakin cepat. Hal itu karena musim dingin sudah memasuki bumi bagian utara, terutama di Eropa dan Amerika Utara.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pemimpin-pemimpin dunia terus berkomunikasi mencari langkah-langkah yang diperlukan untuk memperlambat penyebaran virus corona. Pasalnya, peningkatan kasus dapat menyebabkan kebutuhan tempat tidur di rumah sakit dan perawatan intensif juga meningkat.

Kondisi tersebut bakal membahayakan pasien dan petugas kesehatan. Sehingga pemerintah di berbagai negara harus fokus pada hal-hal mendasar yang membantu memutus rantai penularan dan menyelamatkan nyawa dan mata pencaharian.

"Itu berarti pemerintah harus menemukan kasus secara aktif, investigasi klaster, mengisolasi semua kasus, mengkarantina orang dengan kontak erat, memastikan perawatan klinis yang baik, mendukung dan melindungi petugas kesehatan dan melindungi yang rentan," ujar Tedros seperti dilansir dari situs resmi WHO pada Senin (20/10).

Selain itu, masyarakat memiliki peran penting untuk sama-sama mengurangi penyebaran virus corona. Caranya dengan menjaga jarak fisik, memakai masker, membersihkan tangan, batuk dengan aman ke lengan, menghindari keramaian dan bertemu orang di luar jika memungkinkan, dan jika harus berada di dalam ruangan dengan orang lain harus membuka jendela dan pastikan ventilasi yang baik.

"Saya tahu semua kelelahan, tetapi virus telah menunjukkan bahwa ketika kita lengah, virus itu dapat melonjak kembali dengan kecepatan sangat tinggi dan mengancam rumah sakit dan sistem kesehatan," ujarnya.

Kasus Covid-19 secara global hingga Selasa (20/10) mencapai 40,65 juta. Sedangkan jumlah kematian mencapai 1,12 juta.

Angka kasus tertinggi berada di Amerika Serikat 8,45 juta dengan jumlah kematian 225.222 orang. Kemudian, India dengan 7,59 juta dan angka kematian sebesar 115.236 orang.

Kemudian, Brazil mencatat jumlah kasus sebesar 5,25 juta dan kasus kematian 154.226 orang. Sedangkan Indonesia di posisi ke-19 dengan 365.240 kasus terkonfirmasi dan jumlah kematian sebanyak 12.617 orang.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

Video Pilihan

Artikel Terkait