Efikasi Vaksin AstraZeneca-Oxford Capai 76% Bertahan selama 3 Bulan

Vaksin virus corona yang dikembangkan oleh AstraZeneca dan Oxford menunjukkan efikasi hingga 79% dalam satu kali suntikan.
Image title
3 Februari 2021, 11:27
vaksin virus corona, covid-19, virus corona, pandemi corona, pandemi, internasional, gerakan 3m
AstraZeneca
Ilustrasi, vaksin virus corona AstraZeneca. Oxfrod dan AstraZeneca menyatakan vaksin buatannya mampu bertahan melawan Covid-19 selama tiga bulan.

Vaksin virus corona yang dikembangkan Universitas Oxford dan AstraZeneca menunjukkan tingkat kemanjuran melawan Covid-19 hingga 76% dalam sekali suntikan. Efikasi vaksin tersebut juga dapat bertahan melawan  selama tiga bulan.

AstraZeneca menyatakan bahwa pemberian suntikan pertama dan kedua dengan jarak 8-12 minggu merupakan yang terbaik untuk mencapai kemanjuran. Hal itu berdasarkan uji coba pada peserta berusia 18-55 tahun di Inggris, Brasil dan Afrika Selatan.

“Efikasi vaksin setelah suntikan pertama dari hari ke-22 hingga hari ke-90 mencapai 76%, dan model analisis menunjukkan kekebalan yang terbentuk tidak berkurang selama tiga bulan,” kata akademisi Oxford dalam makalah yang diterbitkan The Lancet seperti dikutip dari Reuters pada Rabu (3/2).

Makalah yang dibuat Oxford juga menyatakan bahwa kemanjuran vaksin bisa mencapai 82,4% setelah mendapatkan dosis kedua dalam 12 minggu atau lebih. Sedangkan tingkat efektivitas hanya mencapai 54,9% pada mereka yang mendapatkan suntikan kedua setelah enam minggu suntikan pertama.

Namun, penelitian tersebut tidak menyebutkan jarak pemberian suntikan pertama dan kedua untuk kelompok lansia. Sejauh ini, interval terpanjang antar dosis untuk kelompok berusia 56 tahun ke atas hanya mencapai 6-8 minggu.

Di sisi lain, makalah tersebut menyatakan bahwa tidak ada seorang pun dari 12.408 orang yang divaksinasi dengan vaksin dosis tunggal dirawat di rumah sakit karena Covid-19 . Hal itu berdasarkan pantauan selama 22 hari setelah vaksinasi.

Oxford juga menyebut vaksinasi dapat mengurangi penularan virus corona. Hal itu terlihat dari penurunan kasus positif hingga 67% dalam tes usap yang dilakukan pada mereka yang divaksinasi dalam uji coba di Inggris.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait