Sri Mulyani Tunggu Keputusan Terawan untuk Anggarkan Dana Atasi Corona

Menkeu Sri Mulyani mengatakan dana yang dianggarkan untuk pasien positif virus corona akan disesuaikan dengan keputusan Menkes Terawan Agus Putranto.
Agatha Olivia Victoria
2 Maret 2020, 20:51
sri mulyani, terawan, kementerian keuangan, kementerian kesehatan, virus corona
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Ilustrasi, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (tengah) dan Menkeu Sri Mulyani (kanan) saat menghadiri rapat pleno Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) di Kantor TNP2K, Jakarta, Selasa (11/2/2019). Sri Mulyani menyatakan siap menganggarkan dana untuk mengatasi virus corona sesuai keputusan Terawan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati siap menganggarkan dana untuk menangani pasien positif terinfeksi virus corona. Namun, besaran anggaran akan disesuaikan dengan keputusan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Hingga saat ini Sri Mulyani menyebut belum mengetahui skema Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam menangani pasien positif terinfeksi virus corona. "Di dalam penggunaan anggaran dalam menangani virus ini atau prioritas ini nanti kalau mereka ada kebutuhan dana pasti akan disampaikan," kata Sri Mulyani saat ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (2/3).

Lebih lanjut ia mencontohkan peristiwa serupa yang terjadi pada beberapa tahun lalu saat SARS mewabah di seluruh dunia. "Ini semua tergantung kebutuhan Kemenkes," ujarnya.

Sebelumnya, Kemenkes menyebut dua orang warga negara Indonesia positif terinfeksi  virus corona atau covid-19 dan telah diisolasi dan dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso. Terawan menjelaskan kedua warga Depok tersebut telah menjalani  pemeriksaan sejak kemarin dan ditempatkan di ruang isolasi khusus.  

Advertisement

"Dua orang ini sudah kami cek sesuai prosedur setelah melakukan tracking," ujar Terawan dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (2/3). 

(Baca: Batam Waspada Virus Corona Setelah Temuan Kasus WNA Asal Singapura )

Terawan menjelaskan pemerintah menelusuri kedua pasien itu setelah mengetahui informasi bahwa ibu dan anak tersebut melakukan kontak dengan orang Jepang yang telah terinfeksi virus corona.

Presiden Joko Widodo sebelumnya menjelaskan dua pasien positif virus corona merupakan perempuan berusia 64 tahun dan 31 tahun. Keduanya merupakan ibu dan anak.  

Jokowi meminta masyarakat tak panik terkait hal ini. Sebab, pemerintah telah melakukan berbagai persiapan dalam mengantisipasi maupun menangani kasus tersebut.

(Baca: Imbau Masyarakat Agar Tak Panik Belanja, Peretail: Stok Barang Cukup)

Reporter: Agatha Olivia Victoria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait