IHSG Turun di Sesi Pertama, Saham ARTO dan GJTL Jadi Top Losers
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah dengan penurunan 0,27% ke level 6.861 pada penutupan perdagangan sesi pertana hari ini, Senin (14/8). Penurunan IHSG beriringan mayoritas enam sektor di bursa yang juga terkoreksi.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham hari ini tercatat mencapai Rp 4,91 triliun dengan volume 9,5 miliar saham dan frekuensi sebanyak 644.847 kali.
Tercatat 316 saham terkoreksi, 209 saham menguat, dan 203 saham tidak bergerak. Sedangkan untuk kapitalisasi pasar IHSG di sesi pertama juga turun menjadi Rp 10.061,39 triliun.
KB Valbury Sekuritas mengatakan, pasar Eropa akan mengamati dengan seksama laporan pertumbuhan PDB dan inflasi yang akan menawarkan lebih banyak wawasan tentang seberapa jauh kebijakan pengetatan moneter akan dilakukan.
"Selain itu, beberapa laporan ekonomi yang dapat menentukan pergerakan pasar minggu ini adalah laporan produksi ritel, pengangguran, produksi industri di Cina serta data PDB & inflasi preelim Jepang," tulisnya dalam riset resmi, Senin (14/8).
Pada komoditas, reli minyak yang diperpanjang, terjadi dalam kenaikan beruntun terpanjang sejak pertengahan 2022 karena permintaan melonjak dan proyeksi OPEC akan defisit pasokan tajam lebih dari 2 juta boepd kuartal ini. Mata pasar juga tertuju pada potensi gangguan ekspor Rusia di Laut Hitam setelah eskalasi perang baru-baru ini.
Sementara itu, bursa asia mayoritas di zona merah. Adapun Shanghai Composite Index turun 1,18% dan Straits Times turun 0,26%. Sementara Nikkei 225 dan Hang Seng mengalami pergerakan stagnan.
Di sisi lain, mayoritas sektor perdagangan bursa Tanah Air berada di zona merah. Dipimpin oleh sektor transportasi yang turun 1,08%. Adapun saham di sektor transportasi yang turun misalnya, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) turun 4,05% atau 45 poin menjadi Rp 1.065 per saham.
Selanjutnya PT Blue Bird Tbk (BIRD) turun 2,58% atau 60 poin menjadi Rp 2.270 per saham. Terakhir PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) turun 2,70% atau 10 poin menjadi Rp 360 per saham.
Selain saham transportasi, lima sektor lainnya yang juga turun ialah saham sektor keuangan 0,41%, barang konsumen non primer 0,50%, sektor infrastruktur 0,23%. Selanjutnya, saham di sektor industri 0,17% dan kesehatan yang turun 0,40%.
Top gainers sesi pertama:
1. Bumi Resources (BUMI)
2. ABM Investama (ABMM)
3. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia (TKIM)
4. Alam Sutera Realty (ASRI)
5. Bukalapak.com (BUKA)
Top losers di sesi pertama:
1. Bank Jago (ARTO)
2. Gajah Tunggal (GJTL)
3. XL Axiata (EXCL)
4. Bank Neo Commerce (BBYB)
5. Medco Energi Internasional (MEDC)
