Program Makan Siang Gratis Dibahas, Saham-saham Ini Jadi Rekomendasi

Nur Hana Putri Nabila
26 Februari 2024, 15:31
Program Makan Siang Gratis Dibahas, Saham-saham Ini Jadi Rekomendasi
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.
Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (26/4/2023).
Button AI Summarize

Calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subiyanto-Gibran Rakabuming Raka terpantau masih unggul dalam hasil perhitungan cepat atau quick count Pemilihan Umum 2024. 

Analis Kiwoom Sekuritas, Miftahul Khaer menyebut salah satu program unggulan mereka, yaitu makan siang gratis, dianggap dapat memberikan sentimen positif terhadap saham-saham di sektor consumer goods.

Contohnya, kata Khaer, saham PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ), sebagai produsen susu dalam negeri, diproyeksikan penjualannya bisa meningkat karena program tersebut.

Selain itu, perusahaan consumer goods lainnya seperti PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk  (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) juga dianggap dapat memanfaatkan sentimen positif ini demi meningkatkan penjualan mereka.

Di samping itu, lanjut Khaer, selain dari segi politik, sentimen lainnya juga akan mengerek pergerakan harga saham-saham sektor tersebut, yakni momentum bulan Ramadhan hingga Idul Fitri. 

Adapun pada perdagangan hari ini, Senin (26/2) saham PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) terpantau merosot 0,90% ke level Rp 1.660 per saham pada pukul 15.05 WIB.

Tak hanya itu, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) juga turun 0,43% ke level Rp 11.500 per saham, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) anjlok 2,23% ke Rp 6.575, dan PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) terpantau stagnan.

“Berdasarkan data yang kami peroleh lewat sumber eksternal (MSI) kelompok belanja consumer goods dan mobility yang paling bergejolak pada saat momen ramadan dan Idul Fitri dari tahun ke tahun,” kata Khaer kepada Katadata.co.id, Senin (26/2). 

Saat ini, pemerintah tengah menggodok alokasi dana program tersebut dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2025. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut, alokasi anggaran makan siang gratis sebesar Rp 15.000 per anak dan merata untuk setiap wilayah di Indonesia.Kendati demikian, besaran anggaran yang tercantum dalam APBN 2025 belum dibagikan karena belum dibahas lebih lanjut. 

“Per anak kira-kira Rp 15.000, bisa dibuat macam-macam,” ujar Airlangga kepada wartawan di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (26/2). 

Presiden Joko Widodo juga telah menggelar rapat kabinet paripurna untuk membahasan rencana kerja pemerintah (RKP) dan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) sebagai acuan penyusunan APBN 2025.

Namun Airlangga tidak membeberkan secara rinci terkait hasil pertemuan tersebut. Dia hanya menyebut anggaran makan siang gratis dialokasikan sebesar Rp 15.000 per anak di luar susu gratis. Sementara daftar menu makanan akan diserahkan kepada masing-masing daerah dengan berpatokan pada besaran anggaran Rp 15.000 per anak. 

"Jadi di luar susu ya, itu nanti dilepaskan ke daerah masing-masing kan, kita tidak menyeragamkan," ujarnya.

Reporter: Nur Hana Putri Nabila
Editor: Lona Olavia

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...