IHSG Ditutup Melemah 1,55% Usai Pengumuman Pengurus Danantara


Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup melemah 1,55% ke level 6.161 pada perdagangan Senin (24/3).
Pilarmas Sekuritas menyampaikan sejumlah sentimen masih membebani indeks IHSG pada pekan akhir jelang libur panjang idul fitri. Pasar tampaknya merespons kondisi ekonomi dalam negeri dimana munculnya permasalahan pemutusan hubungan kerja dan daya beli rumah tangga yang lemah tentunya ini memberikan indikasi ekonomi dalam negeri sedang tidak baik.
Selanjutnya aksi aksi jual asing masih membebani indeks IHSG, berdasarkan rilis Bank Indonesia (BI) bahwa aliran modal asing sebesar Rp 4,25 triliun keluar dari pasar keuangan lokal sepanjang 17-20 Maret 2025.
"Pasar dikuatirkan akan terjadi krisis kepercayaan masyarakat akibat sikap pemerintah yang tidak pro rakyat, dimana aksi demonstrasi terkait pengesahan UU TNI, dan kecemasan dari pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara)," tulis Pilarmas Sekuritas dalam riset resminya Senin (24/3).
Menurut data RTI perdagangan efek menunjukkan nilai transaksi saham pada perdagangan hari ini tercatat mencapai Rp 14,21 triliun dengan volume 14,6 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1.067.832 kali.
Sebanyak 134 saham menguat, saham 500 terkoreksi, dan 168 saham tidak bergerak. Sedangkan untuk kapitalisasi pasar IHSG pada hari ini menjadi Rp 10.633,42 triliun.
Saham top gainers:
- PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 19,9% ke level Rp 6.175 per saham
- PT DCI Indonesia Tbk (DCII) meningkat 8,47% ke level Rp 164.900 per saham
- PT Indosat Tbk (ISAT) terkerek 5,99% ke level Rp 1.415 per saham
- PT Indocement Tunggal Tbk (INTP) melaju 5,72% ke level Rp 4.620 per saham
- PT Jasa Marga Tbk (JSMR) Tbk naik 5,48% ke level Rp 3.850 saham
Saham top losers:
- PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) anjlok 15,26% ke level Rp 4.110 per saham
- PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) melemah 17,01% ke Rp 610 per saham
- PT Amman Mineral International Tbk (AMMN) turun 13,19% ke Rp 5.100 per saham
- PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) merosot 10% ke Rp 8.100 per saham
- PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) turun 9,8% ke Rp 4.510 per saham