BEI Pastikan Kode Domisili Investor Bakal Dibuka September 2025
Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana bakal membuka kode domisili investor domestik dan asing mulai bulan depan. Kode domisili ini akan dibuka setiap akhir sesi perdagangan.
“InsyaAllah bulan depan (September), ini lagi persiapan teknis, sih. Mudah-mudahan ya, doain saja lancar,” ucap Irvan Susandy, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (1/8).
Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, rencana untuk membuka kode domisili sudah disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan tinggal diimplementasikan. Menurut Jeffrey, proses ini tengah dikerjakan oleh vendor sehingga nantinya bisa ditampilkan di akhir sesi perdagangan.
“Satu atau dua bulan lagi harusnya udah selesai itu,” kata Jeffrey kepada wartawan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/6).
Ia menegaskan, langkah ini bukan merupakan kebijakan pembalikan atau reverse policy, tetapi murni penambahan informasi baru yang sebelumnya belum tersedia. “Jadi enggak ada kaitannya dengan kebijakan lama, ini informasi tambahan yang baru kami siapkan,” katanya.
BEI sebelumnya menghilangkan kode domisili investor lokal dan investor asing sejak Senin 27 Juni 2022. Sejalan dengan itu Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan, Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (KE PMDK) Inarno Djajadi mengumumkan pembukaan domisili investor akan dilakukan setiap akhir sesi.
Ia juga menyebut, langkah itu dilakukan dalam rangka peningkatan likuiditas perdagangan. OJK bahkan telah menyetujui dan senantiasa mendukung inisiatif penyempurnaan mekanisme perdagangan dan tetap melakukan review secara berkala atas efektivitas implementasi kebijakan tersebut untuk menjaga pasar yang teratur, wajar, dan efisien.
“Adapun untuk implementasinya, tentunya menunggu kesiapan dari Bursa,” ujar Inarno dalam keterangannya, Jumat (1/8).
