Tokoh-tokoh yang Pernah Pimpin Bursa Efek Indonesia

Mela Syaharani
6 Agustus 2025, 07:05
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan, Derivatif dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi (tengah) didampingi Deputi Komisioner Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek OJK Aditya Jayaantara (kiri) dan Dire
ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/tom.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan, Derivatif dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi (tengah) didampingi Deputi Komisioner Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek OJK Aditya Jayaantara (kiri) dan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman (kanan) menyampaikan pemaparan saat konferensi pers Respon Kebijakan OJK Mengantisipasi Volatilitas Perdagangan Saham di Main Hall BEI, Jakarta, Rabu (19/3/2025). OJK resmi memberlakukan ketentuan pembel
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Keberadaan Bursa Efek Indonesia(BEI) saat ini tidak lepas dari sejumlah tokoh yang mempin lembaga pasar modal tersebut. Sejumlah nama pernah menjadi pengampu pasar modal Indonesia.

Dilansir dari laman resminya, Bursa Efek Indonesia sudah terbentuk sejak Desember 1912 di Batavia oleh Pemerintah Hindia Belanda. Pada 65 tahun perjalanan pertamanya, BEI mengalami penutupan karena perang dunia I dan II, hingga vakum selama beberapa waktu. 

Presiden Indonesia yang kedua, Soeharto, kemudian membuka kembali lembaga pasar modal Indonesia yang diberi mana Bursa Efek Jakarta pada 1977. Pada 30 November 2007, BEJ kemudian digabungkan dengan Bursa Efek Surabaya (BES) menjadi BEI.

Berikut daftar tokoh pemimpin BEI:

Iman Rachman (2022-2026)

Iman Rachman menjabat sebagai Direktur Utama BEI melalui RUPST pada 29 Juni 2022. Dia memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran pada 1995 dan Magister of Business Administration (MBA) Finance dari Leeds University Business School pada 1997.

Dia memulai kariernya sebagai Manager di PT Danareksa Sekuritas (1998-2003). Jabatan terakhir beliau sebelum sebagai Direktur Utama BEI adalah sebagai Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) (2020-2022).

Inarno Djayadi (2018-2022)

Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 29 Juni 2018 Inarno Djayadi ditunjuk sebagai Direktur Utama BEI periode 2018-2022. Inarno merupakan Komisaris BEI sejak Juni 2017. 

Pria kelahiran Yogyakarta 55 tahun silam ini, memulai kariernya di bidang pasar modal sejak akhir 1980-an. Saat itu, ia terjun sebagai pelaku pasar dan menjadi Treasury Officer di PT Aspac Uppindo Sekuritas pada 1989-1991. 

Tito Sulistio (2015-2018)

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode 2015-2018 dijabat oleh Tito Sulistio. Ia resmi didaulat oleh OJK untuk menggantikan Ito Warsito.

Tito merupakan lulusan sarjana dari jurusan Ekonomi, Universitas Indonesia pada 1982. Sepuluh tahun kemudian, Tito mulai masuk ke PT Bursa Efek Jakarta dengan menjabat sebagai komisaris hingga 1994.

Ito Warsito (2009-2015)

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia periode 2009-2015 diemban oleh Ito Warsito. Ito meraih gelar akuntan dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, Jakarta, dan Master of Business Administration dari Harvard Business School, Boston, Amerika Serikat.

Tiga tahun usai lengser dari BEI, Ito diangkat sebagai Komisaris KSEI pada RUPS Tahunan KSEI pada 26 Juni 2018 lalu. Ito telah meninggal dunia pada Kamis (28/4/2022) pukul 22.40 WIB di Rumah Sakit Siloam MRCCC Semanggi pada usia 60 tahun.

Erry Firmansyah (2002-2009)

Pada periode 2002 hingga 2009, kepemimpinan BEJ dipegang oleh Erry Firmansyah selaku Direktur Utama. Dia mengakhiri jabatannya di BEI, pada Juni 2009.

Di masa pimpinan Erry, terjadi penggabungan BES ke BEJ dan berubah nama menjadi BEI. Usai turun dari kursi pimpinan BEI, dia menjadi Komisaris Utama (Komut) PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), menggantikan Arys Ilyas.

 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Mela Syaharani

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...