Dua Dekade Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia, Melonjak 5 Tahun Terakhir
Jumlah investor pasar modal terus meningkat dan mencapai rekor tertinggi. Pada awal Juli lalu, jumlah investor pasar modal Indonesia atau Single Investor Identification (SID) mencapai 17.016.329, terbanyak selama bursa efek berdiri di Indonesia.
Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kautsar Primadi Nurahmad, mengatakan capaian ini menunjukkan jumlah investor telah melampaui target 2 juta SID yang ditetapkan pada 2025.
Jumlah investor pasar modal telah meningkat sebanyak 11,42% atau setara 2.144.690 SID, dibandingkan posisi akhir 2024 sebesar 14.871.639 SID.
BEI mencatat, jumlah investor pasar modal Indonesia terus bertumbuh pesatsejak 2020. Pada tahun pertama pandemi covid-19 ini, jumlah investor tercatat sebesar 3,8 juta SID. Angkanya naik 93% atau bertambah 3,6 juta SID menjadi 7,4 juta SID pada 2021.
Pada 2022, jumlah investor bertambah 38% atau 2,8 juta SID menjadi 10,3 juta SID. Jumlah investor pasar modal kembali meningkat pada 2023, yaitu sebesar 17,9% atau 1,9 juta SID menjadi 12,1 juta SID.
Selanjutnya, jumlah investor tumbuh sebesar 22,2% atau 2,7 juta SID menjadi 14,8 juta SID pada 2024. Hingga saat ini, jumlah investor telah mencapai 17 juta SID.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Katadata dari berbagai sumber, jumlah investor pasar modal baru menyentuh angka 1 juta orang pada 2017. Menurut siaran pers PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), angka 1 juta SID terlampaui pada 7 Juni 2017 yang mencapai 1.000.289.
Jumlah tersebut merupakan jumlah SID terkonsolidasi yang terdiri dari investor pemilik Saham, Surat Utang, Reksa Dana, Surat Berharga Negara (SBN) dan Efek lain yang tercatat di KSEI.
Untuk mencapai angka tersebut, butuh waktu yang cukup lama. Sebab, berdasarkan data KSEI, jumlah investor pasar modal pada 2012 hanya mencapai 218 ribu orang. Angka ini sudah bertumbuh dari capaian 2006 yang berjumlah 100 ribu orang saja.
Berikut perkembangan jumlah investor pasar modal dari waktu ke waktu, yang dapat dihimpun Katadata:
2025: 17 juta Single Investor Identification (SID) atau orang
2024: 14,87 juta orang
2023: 12,17 juta orang
2022: 10,31 juta orang
2021: 7,48 juta orang
2020: 3,88 juta orang
2019: 2,48 juta orang
2018: 1,61 juta orang
2017: 1,12 juta orang
2016: 894 ribu orang
2015: 434 ribu orang
2014: 364 ribu orang
2013: 320 ribu orang
2012: 281 ribu orang
2006: 100 ribuan orang
