IHSG Berpotensi Melemah, Analis Jagokan Saham ICBP, MEDC hingga BBRI

Karunia Putri
11 September 2025, 06:20
IHSG
Katadata/Fauza Syahputra
Wartawan berada di dekat layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/9/2025). Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG dibuka rontok dan sempat turun hingga 3,28% ke 7.547 pada perdagangan saham awal bulan ini,
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diproyeksikan turun pada perdagangan Kamis (11/9) setelah sebelumnya ditutup menguat 0,92% ke level 7.699 pada perdagangan kemarin. 

Analis merekomendasikan saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) hingga PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan IHSG akan mengalami koreksi dan menguji kembali level support fibonacci di level 7.534 jika IHSG berada di bawah level 7.791.

Level support IHSG berada di 7.534, 7.460, 7.383 dan 7.233. Sementara itu, level resistance terdekat berada di 7.791, 7.923 dan 8.025. “Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish,” kata Ivan dalam keterangannya, Kamis (11/9). 

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.

Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.

MACD atau Moving Average Convergence Divergence adalah indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah tren harga saham. Garis MACD yang terus menanjak menunjukkan tren naik alias positive slope berlanjut dan momentum beli tetap kuat.

Ivan memberikan rekomendasi saham-saham yang dapat dikoleksi pada perdagangan hari ini, yaitu:

  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), beli ketika harga saham sedang melemah (buy on weakness) di harga Rp 8.400 – 8.600 dengan target harga terdekat di Rp 9.475. 
  • PT Indah Kiat Pulp Paper Tbk (INKP), buy on weakness di harga Rp 6.900 – 7.150 dengan target harga terdekat di Rp 8.400. 
  • PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), buy on weakness di harga Rp 1.080 – 1.110 dengan target harga terdekat di Rp 1.205
  • PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), beli di harga Rp 1.130 – 1.170 dengan target harga terdekat di Rp 1.275.
  • PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), buy on weakness di harga Rp 1.450 – 1.550 dengan target harga terdekat di Rp 1.760.

Analis CGS Sekuritas memberikan rekomendasi investasi saham untuk trading hari ini, yaitu

  • PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB): beli di harga Rp 322, jual jika berada di bawah 314 dengan potensi naik ke Rp 338-346 
  • PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI): beli di harga Rp 1.150, jual jika berada di bawah 1.125 dengan potensi naik ke Rp 1.200-1.225 
  • PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI): beli di harga Rp 446, jual jika berada di bawah 436 dengan potensi naik ke Rp 466-476
  • PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM): beli di harga Rp 3.090, jual jika berada di bawah 3.030 dengan potensi naik ke Rp 3.210-3.270 
  • PT Rukun Raharja Tbk (RAJA): beli di harga Rp 2.760, jual jika berada di bawah 2.690 dengan potensi naik ke Rp 2.900-2.970 
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): beli di harga Rp 3.800, jual jika berada di bawah 3.720 dengan potensi naik ke Rp 3.960-4.040 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...