IHSG Diramal Cetak Rekor Lagi, Saham BTPS, UNTR, hingga TOWR Jadi Rekomendasi
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diproyeksikan naik dan kembali memecahkan rekor pada perdagangan hari ini, Jumat (10/10). Analis merekomendasikan investor untuk dapat mengoleksi saham PT Bank BTPN Syariah Tbk Tbk (BTPS), PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) hingga PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR).
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta menilai, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan seiring tren kenaikan (uptrend) yang masih berlanjut. “Didukung penguatan MA20&60,” ujar Nafan dalam keterangannya dikutip Jumat (10/10).
Secara teknikal, menurut dia, level support IHSG berada di 8.199 dan 8.153, sedangkan level resistance terdekat berada di 8.309 dan 8.348.
Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.
Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.
Menurut Nafan, gerak IHSG juga akan dipengaruhi stimulus dari dalam dan luar negeri. Dari dalam negeri, stimulus ekonomi dan kebijakan suku bunga yang ditujukan untuk menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi menjadi penopang optimisme pasar.
Sementara dari eksternal atau luar negeri, pelaku pasar mulai optimis terhadap potensi pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada pertemuan Oktober dan Desember 2025, meskipun masih dibayangi oleh tekanan inflasi dan pelemahan data pasar tenaga kerja Amerika Serikat.
Nafan memberikan rekomendasi saham-saham yang dapat dikoleksi pada perdagangan akhir pekan ini, yaitu:
- PT Bank BTPN Syariah Tbk Tbk (BTPS), beli di level 1.360-1.420 dengan target harga di Rp 1.440, 1.475 dan 1.695
- PT United Tractors Tbk (UNTR), beli di level 25.375-25.975 dengan target harga 26.450, 26.900 dan 28.250
- PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), beli di level 3.140-3.280 dengan target harga di Rp 3.340, 3.380 dan 3.620
Di sisi lain, Phintraco Sekuritas juga memperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan kenaikan dengan target uji di kisaran 8.272–8.300. IHSG berpeluang naik jika mampu bertahan di atas level 8.200 dengan dukungan volume beli yang solid.
Ia menilai, secara teknikal, indikator MACD membentuk golden cross, sedangkan Stochastic RSI kembali bergerak naik di area pivot.
“Namun perlu diwaspadai potensi pullback jangka pendek akibat profit taking pada akhir pekan,” kata Phintraco Sekuritas dalam keterangan resmi dikutip Jumat (10/10).
Phintraco Sekuritas pun merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati hari ini, di antaranya adalah saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).
IHSG pada perdagangan kemarin mencetak rekor baru, ditutup naik 1,04% ke level 8.250. Sebanyak 433 saham menguat, 229 saham terkoreksi, dan 135 saham tidak bergerak.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham kemarin mencapai Rp 30,24 triliun dengan volume 37,64 miliar saham dan frekuensi sebanyak 3,07 juta kali. Adapun kapitalisasi pasar IHSG mencapai Rp 15.481 triliun.
Saham-saham perbankan kompak bangkit pada sesi kedua perdagangan kemarin usai Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta Bursa Efek Indonesia menindak aksi "goreng-menggoreng" saham. Kenaikan tertinggi pada saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang mencapai 4,06% ke Rp 4.100 dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar 3,76% ke Rp 3.860.
Kenaikan juga terjadi pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang terangkat 3,29% ke Rp 4.390 dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar 2,37% ke Rp 7.550.
