IHSG Diramal Lanjutkan Kenaikan, Saham BBRI, CUAN, hingga MDKA Direkomendasikan
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diperkirakan melanjutkan kenaikan pada perdagangan Selasa (21/10). Analis merekomendasikan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), hingga PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) untuk dikoleksi investor.
Phintraco Sekuritas meramalkan pemulihan rebound IHSG akan berlanjut dan menguji level 8150-8170, jika mampu bertahan di atas MA20 dengan volume. Secara teknikal, Stochastic RSI membentuk Golden Cross di area oversold yang mendukung sinyal rebound jangka pendek serta terjadi penyempitan negative slope MACD.
IHSG pada perdangan kemarin berhasil ditutup di atas level psikologis 8000 dan di atas MA5. Namun, IHSG masih berada di bawah level MA20 di sekitar level 8113. Saham sektor keuangan membukukan kenaikan terbesar, yang didorong oleh ekspektasi penurunan suku bunga.
Pergerakan IHSG dipengaruhi oleh sentimen dari dalam dan luar negeri. Dari dalam negeri, pemerintah menambah BLT untuk 35 juta lebih keluarga penerima manfaat dengan anggaran Rp30 triliun yang berasal dari efisiensi anggaran. Sedangkan dari eksternal, Cina mengumumkan pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga 2025 sebesar 4,8% secara tahunan, lebih rendah dibandingkan kuartal kedua dan yang terendah sejak kuartal ketiga 2024.
Phintraco Sekuritas pun merekomendasikan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT. Perusahaan Gas Negara Tbk, dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).
Sementara itu, Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama memperkirakan IIHSG akan kembali berada dalam fase kenaikan secara teknikal. Hal ini didukung MA20&60 yang cenderung menguat.
Ia memperkirakan area support IHSG di level 8.020 dan 7.965, sedangkan resistance di level 8.186 dan 8.239.
Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.
Sedangkan resistance merupakan tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar hingga laju kenaikan harga tertahan.
Nafan menyarankan investor untk melakukan akumulasi terhadap sejumlah saham yang memiliki prospek solid, beli saat harga rendah, realisasikan profit, dan lakukan manajemen risiko secara efektif.
Ia pun merekomendasikan investor untuk membeli saham PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
