Wall Street Tertekan Saham Teknologi, Investor Menanti Laporan Keuangan Nvidia

Karunia Putri
18 November 2025, 06:10
Bursa Wall Street, nvidia,
ANTARA
Bursa Wall Street
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Bursa saham Wall Street ditutup turun pada perdagangan Senin (17/11) imbas koreksi saham-saham teknologi. Investor pun menanti laporan keuangan Nvidia dan data tenaga kerja Amerika Serikat untuk September.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 1,18% menjadi 46.590,24, S&P 500 0,92% ke level 6.672,41, dan Nasdaq Composite 0,84% menjadi 22.708,07.

Harga saham Nvidia turun hampir 2% menjelang rilis laporan keuangan kuartal III yang dijadwalkan setelah penutupan perdagangan Rabu (19/11). 

Saham-saham produsen cip dan emiten lain terkait industri AI, kembali tertekan seiring kekhawatiran investor terhadap valuasi yang dinilai terlalu tinggi. Di sisi lain, saham Blue Owl Capital anjlok hampir 6%, karena kekhawatiran atas eksposur pembiayaan perusahaan terhadap pembangunan pusat data AI.

Ahli strategi investasi Baird Ross Mayfield mengatakan pasar menunggu kepastian bahwa permintaan terhadap produk Nvidia masih kuat. 

“Mereka harus memastikan permintaan tetap ada dan tidak melambat,” ujarnya dikutip CNBC Internasional, Selasa (18/11). Menurut dia, jika Nvidia memberikan panduan permintaan yang lebih rendah, pasar berpotensi bereaksi negatif.

Setelah Nvidia, investor menanti laporan keuangan Walmart yang akan dirilis sebelum pasar dibuka pada Kamis (20/11). Kinerja ritel ini diprediksi memberi gambaran tentang daya beli konsumen menjelang musim liburan.

“Pergerakan saham sektor konsumer akan sangat penting, terutama karena kita belum mendapatkan beberapa data pasar tenaga kerja,” kata Mayfield.

Pasar juga menunggu rilis data tenaga kerja atau nonfarm payrolls September pada Kamis (20/11). Laporan pertama setelah sempat terhenti akibat penutupan sementara pemerintahan AS.

Selain itu, risalah rapat bank sentral AS Federal Reserve atau The Fed Oktober akan dirilis pekan ini. Laporan ini dan data tenaga kerja diharapkan memberi arah bagi investor Wall Street yang kekurangan data dalam beberapa minggu terakhir.

Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember juga terus menyusut. Berdasarkan perangkat CME FedWatch, probabilitas penurunan suku bunga kini berada di sekitar 45%, turun jauh dari lebih dari 90% sebulan lalu.

Di sisi lain, bitcoin melemah lebih dari 2% dan kembali bergerak di bawah US$ 95.000 pada akhir pekan lalu, mencerminkan penurunan minat risiko di kalangan investor teknologi.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...