Dua Direksi RAJA Serok Saham Harga Diskon, Total Transaksi Rp 3,48 Miliar
Dua direksi PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) memborong saham perseroan dengan harga diskon. Lewat aksi tersebut, mereka menggelontorkan dana sekitar Rp 3,48 miliar untuk menambah kepemilikan saham di emiten energi itu.
Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham, Direktur Utama RAJA Djauhar Maulidi membeli 400 ribu saham perseroan di harga Rp 4.999 per saham pada 27 Januari 2026. Dengan transaksi tersebut, Djauhar mengucurkan dana sekitar Rp 1,99 miliar.
Aksi ini meningkatkan kepemilikan saham Djauhar dari sebelumnya 4,9 juta saham menjadi 5,3 juta saham, atau setara 0,13% dari total saham perseroan.
Langkah serupa juga dilakukan Direktur RAJA Ogi Rulino. Ia membeli 300 ribu saham RAJA dengan harga pelaksanaan Rp 4.999 per saham. Transaksi yang bertujuan untuk investasi itu membuat Ogi merogoh kocek sekitar Rp 1,49 miliar.
Setelah transaksi tersebut, kepemilikan saham Ogi meningkat dari 1,95 juta saham menjadi 2,25 juta saham, atau setara 0,05% dari total saham RAJA.
RAJA Buyback Saham Senilai Rp 250 Miliar
Sebelumnya, RAJA mengumumkan rencana pelaksanaan aksi korporasi berupa pembelian saham kembali atau buyback di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan. Emiten milik pengusaha Happy Hapsoro tersebut menyiapkan dana sebanyak-banyaknya Rp 250 miliar untuk melaksanakan aksi tersebut.
Manajemen RAJA menjelaskan, jumlah saham yang dibeli kembali oleh perseroan tidak akan melebihi 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Selain itu, jumlah porsi saham publik atau free float RAJA setelah buyback tersebut tidak akan kurang dari 7,5% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
“Buyback dilakukan melalui Bursa Efek (BEI) maupun di luar Bursa Efek, baik secara bertahap maupun sekaligus. Pelaksanaan buyback akan memperhatikan kondisi likuiditas dan permodalan perseroan, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata manajemen RAJA dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip Kamis (29/1).
Manajemen RAJA mengatakan, aksi tersebut akan dilaksanakan perseroan mulai 29 Januari 2025 hingga 28 April 2026. Adapun dana yang digunakan oleh perseroan untuk melaksanakan buyback berasal dari saldo kas internal perseroan.
“Perseroan telah menyisihkan sejumlah dana untuk buyback yang berasal dari dana lebih yang tidak akan mengganggu operasional perseroan,” kata dia.
Berdasarkan data perdagangan BEI, harga saham RAJA tercatat naik 2,29% atau 90 poin ke level Rp 4.020 pada pukul 09.55 WIB. Meski demikian, dalam satu bulan terakhir harga saham RAJA anjlok sekitar 36,19%.
