Antrean Bertambah, BEI Sebut 12 Perusahaan Siap IPO
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan terdapat 12 calon emiten yang tengah mengantre untuk mencatatkan saham perdananya atau initial public offering (IPO).
Dari jumlah tersebut, 11 di antaranya beraset jumbo. Jumlah antrean ini meningkat dibandingkan pipeline sebelumnya yang hanya berisi delapan perusahaan..
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, berdasarkan klasifikasi aset perusahaan yang mengacu pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017, terdapat sebelas entitas dengan aset skala besar atau yang memiliki aset di atas Rp 250 miliar bersiap untuk IPO. Sisanya, yakni satu entitas merupakan perusahaan dengan aset skala menengah atau aset antara Rp 50 miliar sampai Rp 250 miliar.
“ Hingga saat ini, terdapat 12 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI,” kata Nyoman dalam laporan pipeline IPO BEI dikutip Senin (30/3).
Adapun jika mengacu pada sektor usaha, calon emiten tersebut memiliki latar belakang yang beragam, mulai dari sektor konsumsi, energi hingga infrastruktur.
Berikut daftar lengkap calon perusahaan yang mengantre IPO berdasarkan sektornya:
- 0 Perusahaan dari sektor material dasar
- 0 Perusahaan dari sektor konsumsi siklikal
- 3 Perusahaan dari sektor konsumsi bukan siklikal
- 1 Perusahaan dari sektor energi
- 1 Perusahaan dari sektor keuangan
- 2 perusahaan dari sektor kesehatan
- 0 perusahaan dari sektor industri
- 2 perusahaan dari sektor infrastruktur
- 0 Perusahaan dari sektor properties dan real estate
- 2 perusahaan dari sektor teknologi
- 1 perusahaan dari sektor transportation dan logistik
BEI juga mencatat terdapat tiga perusahaan yang telah menerbitkan right issue dengan total dana hingga Rp 3,75 triliun. Nyoman mengatakan, akan ada satu perusahaan di sektor properti yang akan melaksanakan right issue berdasarkan pipeline tersebut.
