Dicecar Bursa soal Kabar PHK Ribuan Karyawan Tokopedia, Ini Kata Manajemen GOTO
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dicecar Bursa Efek Indonesia (BEI) ihwal kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) ribuan karyawan Tokopedia oleh TikTok yang mencuat belakangan ini. Perseroan memastikan rencana penyesuaian organisasi atau pemangkasan pegawai itu tidak akan berdampak material terhadap kinerja perseroan.
Penegasan tersebut disampaikan manajemen GOTO dalam surat tanggapannya kepada BEI, hari ini. Perseroan menyatakan tetap menghormati seluruh keputusan yang diambil manajemen Tokopedia.
"Perseroan sebagai pemegang saham sebesar 24,99% di PT Tokopedia, menghormati setiap langkah yang diambil atau akan diambil oleh manajemen PT Tokopedia sehubungan dengan rencana penyesuaian organisasi," tulis manajemen GOTO dalam tanggapannya kepada bursa, Jumat (3/7).
Perseroan menjelaskan, sejak kepemilikannya di Tokopedia terdilusi menjadi 24,99% pada Januari 2024, GOTO tidak lagi mengonsolidasikan laporan keuangan Tokopedia. Saat ini, investasi di Tokopedia dicatat menggunakan metode ekuitas sesuai PSAK 228 tentang Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama.
Karena itu, potensi dampak keuangan terhadap GOTO hanya terbatas pada bagian laba atau rugi bersih dari entitas asosiasi dan ventura bersama. Namun, perseroan memperkirakan kebijakan penyesuaian organisasi tersebut tidak akan memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerjanya.
"Sehubungan dengan berita mengenai rencana penyesuaian organisasi oleh PT Tokopedia, berdasarkan estimasi perseroan tidak terdapat dampak material terhadap bagian perseroan atas laba/(rugi) bersih PT Tokopedia," kata GOTO.
Perseroan juga memastikan kebijakan tersebut tidak akan memengaruhi pendapatan perseroan dari biaya layanan e-commerce yang diterima dari Tokopedia. Selain itu, perusahaan menilai juga tidak ada konsekuensi material dari sisi nonkeuangan.
Menjawab pertanyaan BEI mengenai langkah yang akan ditempuh apabila kebijakan tersebut berdampak terhadap perseroan, GOTO menyatakan tidak menyiapkan tindakan tertentu. Perseroan juga menegaskan belum memiliki rencana untuk mengubah kepemilikannya di PT Tokopedia dalam waktu dekat.
"Sampai dengan tanggal surat ini, perseroan tidak memiliki rencana dalam waktu dekat terkait kepemilikannya di PT Tokopedia," demikian keterangan perusahaan.
Selain itu, GOTO menyatakan tidak terdapat informasi atau fakta material lain yang belum diungkapkan kepada publik di luar keterbukaan informasi yang telah disampaikan sebelumnya. Perseroan juga menegaskan akan terus memenuhi kewajiban keterbukaan informasi sesuai ketentuan pasar modal dan segera mengumumkan setiap informasi material yang melibatkan perusahaan setelah informasi tersebut diketahui.
Sebelumnya dikabarkan bahwa ByteDance, induk usaha TikTok, bakal melakukan PHK besar-besaran di Tokopedia. Informasi yang diunggah akun Instagram @ecommurz menyebutkan bahwa ada sekitar 90% pekerja Tokopedia yang terdampak kebijakan itu, dengan Divisi R&D, Trust and Safety (TnS), serta keuangan menjadi yang paling banyak terkena imbas.
Dikatakan pula bahwa perusahaan hanya mempertahankan sebagian kecil staf atau 10% untuk menangani proyek yang masih berjalan. Selain itu, disebutkan juga bahwa Tokopedia secara bertahap beralih ke sistem Tokopedia Lite yang menggunakan infrastruktur internal TikTok Shop.
Namun dalam pernyataan resminya, TikTok tidak mengonfirmasi klaim mengenai jumlah karyawan yang terkena PHK maupun informasi terkait persentase pegawai yang dipertahankan. Perusahaan hanya menegaskan, penyesuaian organisasi difokuskan pada fungsi R&D sebagai bagian dari strategi memperkuat pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang.
