Saham BRPT, CUAN, BMRI hingga BBRI Diburu Asing saat Net Sell Bayangi Laju IHSG
Saham-saham perbankan raksasa hingga konglomerat Prajogo Pangestu diburu investor asing selama sepekan. Padahal Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG mencatatkan net foreign sell di seluruh pasar hingga Rp 3,38 triliun sepanjang pekan lalu.
Nilai penjualan asing mencapai Rp 32,53 triliun, lebih tinggi dibandingkan pembelian sebesar Rp 29,15 triliun. Pada perdagangan Jumat (24/7) saja, investor asing mencatatkan jual bersih Rp 1,36 triliun. Secara kumulatif sejak awal tahun (year to date), nilai jual bersih asing telah mencapai Rp 79,09 triliun.
Meski begitu, saham perbankan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) paling banyak diborong investor asing dengan net foreign buy Rp 263,7 miliar. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 180 miliar dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp 152,3 miliar.
Kemudian diikuti saham genggaman Prajogo PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang mencatatkan net foreign buy sebesar Rp 192 miliar. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 110,1 miliar dan asing juga membeli PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) Rp 7,4 miliar.
Sebaliknya, investor asing kabur dari saham PT Astra International Tbk (ASII) hingga Rp 664,2 miliar. Lalu PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 149,6 miliar, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 137,4 miliar, hingga PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 93,2 miliar.
Adapun perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang 20–24 Juli 2026 mencatatkan kinerja positif. Rata-rata volume transaksi harian mencatat kenaikan tertinggi, yakni 66,88% menjadi 43,68 miliar saham dari 26,17 miliar saham pada pekan sebelumnya.
Dari sisi nilai transaksi, saham yang paling aktif diperdagangkan adalah PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan nilai transaksi mencapai Rp 8,49 triliun, diikuti saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 6,70 triliun. Ada pula saham BUMI dengan transaksi Rp 5,28 triliun, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 5 triliun, dan DSSA Rp 4,57 triliun.
Investor mencatatkan rata-rata nilai transaksi harian BEI sebesar Rp 19,76 triliun, naik 41,21% dari Rp 13,99 triliun dari pekan sebelumnya. Rata-rata frekuensi transaksi harian juga meningkat 14,4% menjadi 2,67 juta kali transaksi dari 2,33 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.
Sementara itu, kapitalisasi pasar BEI tumbuh 1,13% menjadi Rp 10.870 triliun dari Rp 10.749 triliun pada pekan sebelumnya. “Pergerakan IHSG selama sepekan naik 0,34% dan ditutup pada level 6.196,430 dari 6.175,535 pada pekan lalu,” tulis BEI, dikutip Senin (27/7).
Daftar 10 saham net foreign buy selama sepekan:
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT)
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)
- PT Timah Tbk (TINS)
- PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)
Daftar 10 saham net foreign sell selama sepekan:
- PT Astra International Tbk (ASII)
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)
- PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)
- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
- PT United Tractors Tbk (UNTR)
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)
- PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG)
