IHSG Sesi I Menguat 1,03% dengan Net Buy Rp 554 M, Asing Beli BMRI, CPIN, TPIA
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup naik 1,03% ke level 6.663 pada perdagangan sesi pertama hari ini, Kamis (3/9). Sebanyak 423 saham menguat, 209 saham terkoreksi, dan 159 saham lainnya tidak bergerak.
Berdasarkan Stockbit Sekuritas investor asing mencatatkan jual bersih atau net foreign buy senilai Rp 554,48 miliar. Secara terperinci, foreign buy Rp 2,98 triliun dan foreign sell senilai Rp 2,43 triliun.
Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) paling banyak dibeli asing senilai Rp 270,59 miliar. Lalu diikuti PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) sebesar Rp 116,33 miliar, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp 71,03 miliar.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham hari ini sebesar Rp 9,95 triliun dengan volume 23,55 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,45 juta kali. Adapun kapitalisasi pasar IHSG hingga siang ini Rp 11.666 triliun.
Di samping itu, 10 dari 11 sektor di BEI bergerak di zona hijau. Sektor transportasi mencatat kenaikan tertinggi sebesar 2,39%. Salah satu saham sektor ini yang ikut naik yakni PT Blue Bird Tbk (BIRD) yang menguat 0,62% ke Rp 1.630.
Bursa saham Asia bergerak bervariasi. Indeks Nikkei turun 0,34% dan Hang Seng tergelincir 0,22%. Sebaliknya, Shanghai Composite naik 0,01% dan Straits Times naik 0,33%.
Saham top gainers:
- PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) naik 15,38% ke Rp 600.
- PT Singaraja Putra Tbk (SINI) naik 13,53% ke Rp 14.475.
- PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) turun 7,73% ke Rp 6.275.
Saham top losers:
- PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) turun 4,68% ke Rp 2.240.
- PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) turun 2,10% ke Rp 700.
- PT Intiland Development Tbk (DILD) turun 1,61% ke Rp 122.
