Asing Jual Saham BMRI, BBRI, BBCA dan BBNI hingga Rp 2,5 Triliun dalam Sepekan

Nur Hana Putri Nabila
27 September 2026, 09:45
Investasi Saham adalah
Pexels
Investasi Saham adalah
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih di pasar saham Indonesia.  Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) hingga Rp 76,95 triliun di seluruh pasar (all market) secara year-to-date (ytd).

Total nilai pembelian asing (foreign buy) mencapai Rp 1.240,50 triliun, sedangkan total penjualan investor asing (foreign sell) menembus Rp 1.317,44 triliun.

Dari pasar reguler, investor asing membukukan net sell mencapai Rp 104,83 triliun. Sebaliknya, pasar tunai dan negosiasi masih mencatatkan aliran modal masuk. Investor asing membukukan net buy sebesar Rp 27,88 triliun di pasar tunai dan negosiasi secara YTD.

Lalu sepanjang periode 19–23 September 2026, asing membukukan net sell Rp 1,10 triliun di seluruh pasar, sedangkan di pasar reguler mencapai Rp 1,64 triliun. Sedangkan transaksi tunai dan negosiasi masih mencatat net buy Rp 539,88 miliar.

Dalam seminggu terakhir investor asing terpantau membuang saham perbankan raksasa RI. Saham yang paling banyak dijual yaitu PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 1,1 triliun. Lalu diikuti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 684,3 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 597,4 miliar, hingga PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebesar Rp 125,6 miliar. 

Di samping itu, investor asing terpantau memborong saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) sebesar Rp 149,6 miliar dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) sebesar Rp 82,1 miliar.

Investor asing juga membeli saham PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) Rp 67,2 miliar, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), dan PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) sebesar Rp 48,7 miliar. 

Dari lantai bursa, Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berakhir melemah 0,9% atau 56,72 poin ke level 6.241 pada penutupan perdagangan Jumat (25/8) dan investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp 559,16 miliar.

Sekretaris Perusahaan BEI Elsierra Putri Yosita mengatakan rata-rata volume transaksi harian BEI sepanjang 21–25 September 2026 meningkat 2,04% menjadi 29,20 miliar saham dari 28,61 miliar saham pada pekan sebelumnya.

Di sisi lain, IHSG turun 3,09% ke level 6.241,892 dari 6.441,159 pada pekan sebelumnya. Penurunan IHSG juga menekan kapitalisasi pasar BEI sebesar 3,20% menjadi Rp 10.905 triliun dari Rp11.266 triliun.

Aktivitas perdagangan juga melemah. Rata-rata frekuensi transaksi harian turun 3,95% menjadi 1,82 juta transaksi dari 1,89 juta transaksi. Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian anjlok 21,32% menjadi Rp 11,98 triliun dari Rp 15,22 triliun.

“Dan sepanjang tahun 2026 investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 77,52 triliun,” tulis Yosi dalam keterangannya, dikutip Minggu, (27/9). 

Berikut 10 saham terbanyak dilego asing:

  1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)
  2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
  3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
  4. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)
  5. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
  6. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)
  7. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)
  8. PT Bayan Resources Tbk (BYAN)
  9. PT Barito Pacific Tbk (BRPT)
  10. PT Indosat Tbk (ISAT)

Berikut 10 saham terbanyak dibeli asing:

  1. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
  2. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)
  3. PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG)
  4. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)
  5. PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN)
  6. PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR)
  7. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)
  8. PT Singaraja Putra Tbk (SINI)
  9. PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
  10. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
 

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...