Geliat Entitas Sinar Mas (DSSA) Jadi Pengendali Baru Triasmitra (KETR)
PT Inti Mas Bangun Sejahtera (IMBS), perusahaan terafiliasi Grup Sinar Mas PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) resmi menjadi pengendali baru PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR). Dengan begitu, penerima manfaat akhir atau ultimate beneficial owner (UBO) DSSA kini sekaligus menjadi UBO di KETR.
Aksi korporasi itu menyusul langkah IMBS mengantongi 994,44 juta saham KETR atau setara 35% dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh melalui penawaran tender sukarela.
Sekretaris KETR, Henry Rizard Rumopa mengatakan, transaksi itu membuat pengendalian perseroan beralih dari PT Bahtera Bintang Nusantara (BBN) sebagai pengendali lama secara tidak langsung melalui PT Fajar Sejahtera Mandiri Nusantara (FSMN), kepada IMBS sebagai pengendali baru.
Jika melihat perdagangan Senin (28/9) kemarin, KETR mencatat transaksi tutup sendiri atau crossing jumbo di pasar negosiasi hingga 9,94 juta lot saham di level Rp 523 per saham. Apabila dikalkulasikan nilai transaksi dari crossing saham itu sekitar Rp 520,06 miliar.
Namun harga pelaksanaan crossing saham itu lebih rendah dari harga pasar KETR di lantai bursa yang sampai penutupan perdagangan sesi I saat itu di level Rp 1.040 per saham.
Manajemen KETR sebelumnya mengatakan, pengambilalihan tersebut berdasarkan pada prospek pertumbuhan bisnis KETR yang dinilai positif. Seiring meningkatnya kebutuhan infrastruktur telekomunikasi dan konektivitas data di Indonesia.
KETR bergerak di bidang infrastruktur jaringan telekomunikasi, jasa pemeliharaan dan pengelolaan kabel komunikasi, serta penyedia sistem komunikasi kabel serat optik laut dan darat. Sementara itu, IMBS memiliki lini usaha serupa yang mencakup pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi, jasa pemeliharaan kabel komunikasi, hingga penjualan sistem komunikasi kabel serat optik.
Induk IMBS, DSSA, juga memiliki bisnis di sektor infrastruktur kabel serat optik. Manajemen menilai akuisisi KETR dinilai dapat menciptakan sinergi usaha, memperkuat posisi grup dalam ekosistem infrastruktur telekomunikasi, hingga membuka peluang pengembangan bisnis dan penciptaan nilai tambah di masa depan.
Berdasarkan struktur kepemilikan saham, sebanyak 99% saham IMBS dimiliki oleh PT DSST Mas Gemilang, sedangkan sisanya dimiliki PT Sinarmas Sukses Sejahtera.
Menilik perdagangan saham intraday hari ini, Selasa (29/9) saham KETR tergelincir 2,49% ke Rp 980 per saham pada pukul 09:56 WIB.
Volume yang diperdagangkan tercatat 26,85 juta dengan nilai transaksi Rp 26,46 miliar dan kapitalisasi pasarnya mencapai Rp 2,78 triliun. Dalam enam bulan terakhir, sahamnya terbang hingga 132% dan menguat 18,07%.
