IHSG Rawan Terkoreksi, Analis Lirik Saham BBCA, INCO, MEDC, BRPT

Nur Hana Putri Nabila
6 Oktober 2026, 06:12
IHSG
Katadata/Fauza Syahputra
Layar digital menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG rawan terkoreksi pada perdagangan saham Selasa (6/10). Investor pun disarankan untuk mencermati sejumlah sentimen yang berpotensi memengaruhi pergerakan indeks hari ini.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG ditutup menguat 1,36% ke level 6.118 pada Senin (5/10) kemarin yang didominasi oleh volume pembelian. Herditya memperkirakan posisi IHSG saat ini merupakan bagian dari wave c dari wave (y).

“Cermati area koreksi yang dapat kami perkirakan di rentang 5.850–5.911,” tulis Herditya dalam risetnya, Selasa (6/10). 

MNC Sekuritas menargetkan area support IHSG berada di kisaran 5.949–5.872, sementara level resistance diperkirakan berada pada rentang 6.187–6.297.

Support adalah area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena daya beli saham naik.  

Sementara resistance merupakan tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar hingga laju kenaikan harga tertahan.

MNC Sekuritas merekomendasikan trading buy untuk saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) akumulasi beli di rentang Rp 4.070–Rp 4.170 dengan target harga di Rp 4.420–Rp 4.660, sementara level stoploss di bawah Rp 3.960.

Kemudian PT Medco Energy Internasional Tbk (MEDC) direkomendasikan buy on weakness pada area Rp 1.325–Rp 1.375 dengan target harga di Rp 1.450–Rp 1.485, dan stoploss di bawah Rp 1.315.

Sentimen IHSG

Phintraco Sekuritas menyoroti secara teknikal, indikator Stochastic RSI mengindikasikan pembalikan arah setelah berada di area oversold. Selain itu, histogram negatif MACD juga mulai menyempit. IHSG pun ditutup di atas level MA5.

“Sehingga diperkirakan penguatan IHSG berpotensi berlanjut dengan menguji level 6.150–6.200,” tulis Phintraco Sekuritas, Selasa (6/10). 

Seiring dengan itu, pemerintah akan mengalokasikan anggaran program stimulus hingga Rp 31 triliun pada kuartal IV 2026. Kebijakan tersebut untuk memperkuat perekonomian nasional melalui perlindungan daya beli masyarakat, perluasan kesempatan kerja, dan keberlanjutan dunia usaha.

Stimulus tersebut mencakup pembukaan rekening bagi warga negara berusia di atas 17 tahun yang masuk desil 1 hingga 4 dengan anggaran Rp 1,28 triliun. Pemerintah juga menyiapkan bantuan pangan berupa beras 10 kilogram dengan anggaran Rp 17,5 triliun dan bantuan subsidi upah senilai Rp 12 triliun.

Memasuki 2027, pemerintah akan melanjutkan program magang bagi 150.000 peserta dan pelatihan vokasi bagi 300.000 orang. Pemerintah juga memperluas pengurangan PPh Pasal 21 bagi pekerja berpenghasilan di bawah Rp10 juta per bulan ke seluruh sektor yang mencakup 7,5 juta pekerja.

Selain itu, pemerintah memperpanjang insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga 2027 untuk pembelian rumah hingga Rp 2 miliar. PPN DTP juga berlaku atas bagian harga hingga Rp 2 miliar untuk rumah dengan harga sampai Rp 5 miliar.

Pemerintah juga menyiapkan KPR bersubsidi dengan bunga 6% bagi masyarakat berpenghasilan tetap sekitar Rp17 juta per bulan untuk pembelian rumah hingga Rp 500 juta.

Phintraco Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham, yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN).

Penafian:

Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Artikel ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila
Editor: Ahmad Islamy

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...