Lo Kheng Hong 8 Kali Borong Saham ABMM sepanjang Oktober, Kepemilikan Jadi 5,7%

Image title
27 Oktober 2026, 11:58
Lo Kheng Hong
Muhammad Zaenuddin|Katadata
Investor kenamaan Tanah Air, Lo Kheng Hong, saat memberikan penjelasan dalam acara Wealth Wisdom yang diselenggarakan Permata Bank di Balroom Ritz Carlton, Jakarta, Selasa, 3/10).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Investor kawakan Lo Kheng Hong kembali mempertebal kepemilikan sahamnya di PT ABM Investama Tbk (ABMM). Sepanjang Oktober 2026, ia tercatat telah delapan kali membeli saham emiten batu bara tersebut, dengan kepemilikannya kini mencapai 156,79 juta saham atau setara 5,70%.

Berdasarkan data transaksi kepemilikan saham, pembelian terbaru dilakukannya pada Jumat (23/10) lalu sebanyak 35.700 saham. Transaksi tersebut meningkatkan kepemilikan Lo Kheng Hong dari 156.762.700 saham atau 5,69% menjadi 156.798.400 saham atau 5,70%.

Sebelum transaksi tersebut, Lo Kheng Hong juga membeli 275.000 saham ABMM empat hari sebelumnya, yaitu Senin (19/10). Pembelian itu menjadi transaksi dengan jumlah saham terbesar di antara delapan akumulasi yang tercatat sepanjang bulan ini.

Pada 16 Oktober lalu, ia membeli 93.200 saham. Sehari sebelumnya, 15 Oktober, ia menambah 120.400 saham. Adapun pada 14 Oktober, ia membeli 10.000 saham ABMM.

Rangkaian pembelian saham yang sama juga berlangsung pada awal Oktober. Pada 7 Oktober, Lo Kheng Hong tercatat dua kali membeli saham ABMM, masing-masing sebanyak 40.000 saham dan 10.000 saham. Sementara itu, pada 5 Oktober, ia membeli 50.000 saham batu bara itu.

Dengan demikian, berdasarkan delapan transaksi yang tercatat, Lo Kheng Hong mengakumulasi sebanyak 634.300 saham ABMM sepanjang Oktober ini. Kepemilikannya meningkat dari 156.164.100 saham pada awal periode transaksi menjadi 156.798.400 saham per Jumat lalu.

Di tengah aksi akumulasi saham tersebut, ABM Investama mencatatkan peningkatan laba bersih pada semester I 2026. Perseroan membukukan laba bersih sebesar US$ 39,4 juta, naik 41,9% dibandingkan US$ 27,7 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kendati demikian, pendapatan konsolidasian perseroan tercatat relatif stagnan. ABMM membukukan pendapatan sebesar US$ 506,2 juta pada semester I 2026, turun tipis 0,1% dibandingkan US$ 506,9 juta pada semester I 2025.

Di sisi lain, adjusted earnings before interest, taxes, depreciation, and amortization (EBITDA) meningkat 6,4% menjadi US$ 346,9 juta dari US$ 326 juta pada periode yang sama tahun lalu. Dari sisi operasional, volume coal getting atau pengambilan batu bara meningkat 14% menjadi 17,9 juta ton, dibandingkan 15,7 juta ton pada semester I 2025.

Akan tetapi, volume overburden removal atau pemindahan lapisan tanah penutup turun 12,7% menjadi 98 juta bcm dari 112,2 juta bcm. Penjualan bahan bakar juga menyusut 26,5% menjadi 141,9 juta liter, dibandingkan 193 juta liter pada periode yang sama tahun sebelumnya.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nuzulia Nur Rahmah
Editor: Ahmad Islamy

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...