Saham BBCA Diborong Asing Rp 1,17 Triliun, Bagaimana Prospek dan Rekomendasinya?

Karunia Putri
29 Oktober 2026, 09:09
BCA dinobatkan sebagai bank paling dipercaya sedunia oleh majalah Newsweek dan perusahaan terbaik di Indonesia oleh majalah TIME.
BCA
BCA dinobatkan sebagai bank paling dipercaya sedunia oleh majalah Newsweek dan perusahaan terbaik di Indonesia oleh majalah TIME.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham yang paling banyak diborong investor asing pada perdagangan Rabu (28/10). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing mencatatkan beli bersih atau net buy saham bank swasta terbesar di Indonesia tersebut senilai Rp 1,17 triliun.

Secara keseluruhan, investor asing membukukan net buy di pasar saham Indonesia sebesar Rp 665,22 miliar pada perdagangan kemarin. Namun, jika dihitung sejak awal tahun, investor asing masih mencatatkan jual bersih atau net sell sebesar Rp 96,70 triliun.

Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan saham BBCA untuk perdagangan hari ini dengan target harga ke level 5.525, 6.025 dan 6.775. Sementara itu analis Bina Artha Sekuritas Ivan Rosanova menyematkan target harga BBCA ke level 5.000, 5.400, 5.900 dan 6.550.

Aksi borong saham BBCA terjasi setelah perusahaan merilis laporan kinerja sepanjang kuartal III 2026. BBCA membukukan laba bersih Rp 45,2 triliun hingga kuartal ketiga 2026, tumbuh 4,2% secara tahunan atau year on year (yoy). Pertumbuhan laba tersebut ditopang penyaluran kredit yang meningkat 12,6% yoy menjadi Rp 1.063 triliun per September 2026.

Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengatakan perseroan menyalurkan kredit secara pruden ke berbagai sektor, mulai dari korporasi, komersial hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penyaluran kredit tersebut didukyng likuiditas dan pendanaan yang solid.

Dana pihak ketiga (DPK) BCA tumbuh 8% yoy menjadi Rp 1.301 triliun per September 2026. Sementara itu, dana giro dan tabungan (CASA) meningkat 10,4% yoy menjadi Rp 1.103 triliun.

“BCA berkomitmen menyalurkan kredit ke beragam sektor untuk mendukung perekonomian nasional dengan senantiasa mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dan kondisi likuiditas perseroan,” kata Hendra dalam paparan kinerja keuangan BBCA kuartal ketiga 2026 secara virtual, Selasa (27/10).

Dari total kredit yang disalurkan, kredit produktif mencapai Rp 831 triliun, tumbuh 17,2% yoy. Kredit produktif tersebut mencakup kredit korporasi sebesar Rp 528,1 triliun, tumbuh 20,9% yoy.

Sementara itu, kredit komersial tumbuh 7,8% yoy menjadi Rp 154,1 triliun. Adapun kredit UMKM meningkat 15,4% yoy menjadi Rp 149,2 triliun.

Investor Asing Net Buy di Bursa

Investor asing mencatatkan beli bersih atau net buy sebesar Rp 665,22 miliar di pasar saham Indonesia pada perdagangan Rabu (28/10). Aktivitas tersebut berlangsung ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,31% ke level 5.282.

Berdasarkan data statistik harian Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 16,18 poin dari penutupan sebelumnya di level 5.266. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak pada rentang 5.167,34 hingga 5.282,31 dan ditutup di level tertinggi hari itu.

Di tengah aksi beli investor asing tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 0,13% ke level 5.282. Meski demikian, secara year to date (ytd), IHSG masih terkoreksi 38,91%.

Selain BBCA, investor asing juga memborong saham PT Apollo Global Interactive Tbk (BOGA) senilai Rp 61,8 miliar. Selanjutnya, saham PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan net buy sebesar Rp 53,3 miliar, diikuti PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sebesar Rp 49,2 miliar.

Sementara itu, saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menjadi saham yang paling banyak dilepas investor asing dengan nilai jual bersih Rp 430,1 miliar. Berikutnya, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatatkan net sell Rp 276,5 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebesar Rp 85,9 miliar, dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) sebesar Rp 60,1 miliar.

Daftar 10 saham yang paling banyak dibeli investor asing

Berikut daftar 10 saham dengan nilai beli bersih investor asing terbesar pada perdagangan Rabu (28/10):

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 1,17 triliun.
  2. PT Apollo Global Interactive Tbk (BOGA): Rp 61,8 miliar.
  3. PT Astra International Tbk (ASII): Rp 53,3 miliar.
  4. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO): Rp 49,2 miliar.
  5. PT Darma Henwa Tbk (DEWA): Rp 43,7 miliar.
  6. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): Rp 43,7 miliar.
  7. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): Rp 35 miliar.
  8. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA): Rp 27,1 miliar.
  9. PT Petrosea Tbk (PTRO): Rp 26 miliar.
  10. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF): Rp 23,3 miliar.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...