Bank Digital Diramal Tumbuh Pesat di 2024, Ditopang Dua Faktor

Patricia Yashinta Desy Abigail
7 Maret 2024, 12:48
PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR)
Dokumentasi Bank Amar
PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR)
Button AI Summarize

PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank) dan Center of Economic and Law Studies (CELIOS) memproyeksikan perbankan digital dapat bertumbuh signifikan di 2024.

Senior Vice President Technology Amar Bank Kevin Kane, inovasi digital dan kemajuan teknologi di sektor perbankan menjadi kunci bagi pelaku industri untuk dapat lebih adaptif terhadap kebutuhan nasabah yang
terus berkembang.

“Amar Bank telah memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence dan machine learning di seluruh kegiatan operasional kami, termasuk layanan yang dipersonalisasi untuk nasabah," kata Kevin dalam keterangan resmi, Kamis (7/3).

Direktur Ekonomi Digital CELIOS, Nailul Huda, menjelaskan Indonesia menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di ASEAN dan diprediksi akan mencapai US$ 109 miliar pada 2025. Selain itu, perputaran uang di layanan keuangan digital di Indonesia sebesar US$ 439 miliar di tahun 2025.

Nailul menilai tendensi masyarakat yang semakin familiar dengan berbagai transaksi digital dapat menjadi momentum bagi bank digital untuk terus memperluas jangkauan produk dan layanan ke masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

"Inovasi pada teknologi dan layanan menjadi kunci utama bagi para pemain bank digital untuk memenangkan kompetisi dalam sektor perbankan digital dan berkontribusi pada perekonomian Indonesia," tuturnya.

Untuk itu, industri perbankan dituntut untuk bisa beradaptasi dalam memenuhi kebutuhan nasabah yang semakin banyak memanfaatkan teknologi digital karena beberapa sebab. Misalnya saja dari data Bank Indonesia menunjukkan perlambatan pertumbuhan akun kartu kredit seiring dengan kenaikan jumlah pengguna akun keuangan digital.

Halaman:
Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...