BI Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Berkedok Pencairan Hadiah

Image title
27 Maret 2026, 12:59
BI, penipuan, hadiah
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wpa.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan arah kebijakan BI dalam pertemuan tahunan Bank Indonesia 2025 di Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Bank Indonesia (BI) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penipuan yang mengatasnamakan lembaga tersebut, khususnya modus surat pencairan hadiah yang meminta sejumlah dana.

Dalam unggahan resmi di media sosial, BI menyatakan telah menerima laporan terkait penipuan dengan modus pengiriman surat atau informasi palsu mengenai pencairan hadiah. Pelaku biasanya mengatasnamakan Bank Indonesia dan meminta korban mentransfer sejumlah uang sebagai syarat pencairan hadiah.

“Perlu diingat, sebagai bank sentral, Bank Indonesia tidak pernah melakukan kegiatan komersial termasuk mengeluarkan surat pencairan hadiah, apalagi meminta sejumlah dana dari masyarakat,” kata BI dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (27/3).

BI menyatakan informasi semacam itu dapat dipastikan merupakan hoaks. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya dan selalu melakukan verifikasi sebelum menindaklanjuti informasi yang diterima.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat yang menemukan atau menerima informasi mencurigakan terkait BI diminta segera menghubungi Contact Center resmi BI di nomor 131 atau melalui WhatsApp resmi yang telah disediakan.

Imbauan ini sejalan dengan meningkatnya risiko kejahatan digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan inklusi keuangan. BI juga mengingatkan masyarakat agar hanya mengakses informasi melalui kanal resmi guna menghindari potensi kerugian.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nuzulia Nur Rahmah

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...