Transaksi Digital Triwulan I-2026 Tembus 14,39 Miliar, QRIS Mendominasi

Image title
22 April 2026, 16:53
QRIS, BI, sistem pembayaran
ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko/nz
Warga melakukan pembayaran transaksi digital melalui QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard) di salah satu merchant CIMB Niaga di Tulungagung , Jawa Timur, Kamis (21/8/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Bank Indonesia (BI) mengatakan kinerja transaksi digital pada triwulan I-2026 tetap tinggi, ditopang oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal. Lonjakan yang paling signifikan terjadi pada transaksi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang tumbuh hingga 111,94% secara tahunan.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan volume transaksi pembayaran digital yang mencakup penggunaan aplikasi mobile dan internet mencapai 14,39 miliar transaksi atau tumbuh 33,76% secara tahunan (year on year).

“Pertumbuhan ini didukung oleh perluasan akseptasi pembayaran digital,” kata Perry pada konferensi pers Hasil Rapat Dewan Gubernur BI 21-22 April, Rabu (22/4).

Transaksi melalui aplikasi mobile tumbuh sebesar 7,88%, sementara transaksi berbasis internet meningkat 16,35%. Adapun transaksi QRIS yang mencatat pertumbuhan hingga 111,94% secara tahunan.

“Kinerja positif tersebut didukung oleh peningkatan jumlah pengguna dan merchant,” katanya.

Dari sisi infrastruktur, sistem pembayaran nasional juga menunjukkan penguatan. Volume transaksi ritel yang diproses melalui BI-FAST mencapai 1,4 miliar transaksi, tumbuh 30,82% (year on year), dengan nilai transaksi sebesar Rp 3.519 triliun.

Sementara itu, transaksi bernilai besar yang diproses melalui BI-RTGS tercatat sebesar 2,46 juta transaksi. Meski volume transaksi mengalami perlambatan tipis sebesar 0,2% (year on year), nilai nominalnya tetap tumbuh 11,26% hingga mencapai Rp 51.490 triliun pada triwulan I-2026.

Di sisi pengelolaan uang rupiah, jumlah uang kartal yang diedarkan meningkat 8,59% secara tahunan menjadi Rp 1.346 triliun.

“Secara keseluruhan stabilitas sistem pembayaran tetap terjaga pada triwulan 1 2026 ditopang oleh infrastruktur yang stabil dan struktur industri yang sehat,” ujarnya.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nuzulia Nur Rahmah

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...