Apa Untung Rugi GOTO Apabila Jual Tokopedia ke TikTok?

Lona Olavia
8 Desember 2023, 13:57
Apa Untung Rugi GOTO Apabila Jual Tokopedia ke TikTok?
Katadata/Desy Setyowati
Logo Tokopedia dan TikTok Shop

TikTok dikabarkan akan segera mengumumkan kesepakatan kerja sama dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Hal itu lantaran aplikasi media sosial dan platform video musik milik ByteDance Ltd itu telah dalam negosiasi dalam mencapai kesepakatan untuk berinvestasi di salah satu unit grup GOTO yakni Tokopedia. 

Head of Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana menilai, yang mungkin dari kesepakatan TikTok dan GOTO adalah kerja sama. Caranya bisa TikTok beli saham GOTO via rights issue atau private placement. Selain itu bisa juga keduanya membuat perusahaan patungan atau joint venture baru, ketimbang membeli saham Tokopedia.

Meski begitu terlepas dari hal tersebut, ada keuntungan yang akan didapat dari Tokopedia. “Secara teori dan bila data TikTok Shop yang sempat top five penjualan online langsung terkonversi, ya otomatis nilai transaksi brutonya (GTV) Tokopedia akan naik signifikan,” ujarnya kepada Katadata.co.id, Jumat (8/12).

Namun begitu soal profitabilitas, menurut Wawan, langkah kerja sama keduanya itu belum mampu membuat GOTO untung besar secara perusahaan.

Meski begitu akan ada kerugian lainnya, yakni TikTok menjadi semakin memahami pasar Indonesia. Dikhawatirkan ia bisa saja membuat e-commerce sendiri.

Kabar kerja sama Tiktok dan GOTO mencuat di kalangan investor baru-baru ini. Informasi yang dikutip dari DealStreatAsia, TikTok dikabarkan akan mengumumkan kesepakatan kerja sama dengan GOTO paling cepat minggu ini atau minggu depan.

"Pembicaraan antara pemilik TikTok yakni ByteDance dengan Tokopedia terkait kemitraan dan investasi sedang dalam tahap akhir," kata sumber tersebut, Rabu (6/12).

Beberapa sumbernya menyampaikan, ada kemungkinan TikTok akan mengambil saham kecil di Tokopedia. Kemudian secara bertahap meningkatkannya menjadi saham mayoritas.

Namun ada kabar lain yang menyebutkan bahwa TikTok tidak akan mengambil saham di Tokopedia, melainkan hanya menjalin kemitraan bisnis.

Menilik kinerja keuangan, manajemen GOTO menyampaikan per kuartal tiga 2023, GTV Grup GOTO menjadi Rp 151,3 triliun, tumbuh 5% dibanding kuartal sebelumnya. GTV Grup kembali mencatatkan pertumbuhan positif setelah mencatatkan penurunan dua kuartal berurutan, didorong oleh pertumbuhan unit bisnis e-commerce dan on demand services.

Seiring tumbuh kembalinya GTV di kuartal ketiga dibanding kuartal sebelumnya, perseroan juga mencatat adanya perbaikan secara berturut-turut pada margin kontribusi dan EBITDA yang disesuaikan.

Pada sembilan bulan tahun ini atau per September, GOTO mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp 10,51 triliun, naik 32% dari pendapatan bersih di periode yang sama tahun lalu Rp 7,97 triliun.

Perseroan juga memangkas rugi bersih atribusi entitas induk hingga 53% per September 2023 menjadi Rp 9,55 triliun, dari periode yang sama tahun lalu rugi bersih Rp 20,32 triliun.

Manajemen GOTO menyatakan perseroan mampu mencatatkan perbaikan kuartalan atas rugi EBITDA Grup yang disesuaikan sebesar 74% year on year menjadi Rp 942 miliar. Didorong peningkatan monetisasi dan manajemen beban usaha secara disiplin.

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...