Geliat BCA (BBCA) Tebar Bunga KPR 1,69% hingga KKB 2,15%
Emiten perbankan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menawarkan bunga kredit pemilikan rumah (KPR) dengan bunga 1,69% hingga kredit kendaraan bermotor (KKB) capai 2,15% melalui BCA Expoversary 2026.
BCA Expoversary secara offline digelar di delapan kota lain, yaitu Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Makassar, Medan, Malang, dan Pontianak.
Secara terperinci, KPR BCA menawarkan bunga spesial 1,69% eff.p.a. fixed 1 tahun dengan diskon provisi 50% dan diskon asuransi jiwa 5%. Sementara KKB BCA dengan bunga spesial 2,15% flat p.a tenor 3 tahun menyuguhkan potongan biaya administrasi hingga Rp 900 ribu. Adapun kredit sepeda motor (KSM) dengan DP mulai 6,9%, bunga spesial mulai 5,69%, dan potongan biaya admin sebesar Rp200 ribu.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong mengatakan, BCA Expoversary menjadi momentum bagi bank swasta raksasa nasional itu untuk memperkuat hubungan dengan nasabah dan mitra hingga menunjang pertumbuhan ekonomi nasional.
“Melalui BCA Expoversary 2026, semoga bisa menjadi stimulan strategis dalam memenuhi kebutuhan consumer masyarakat, dan memenuhi semua kebutuhan nasabah melalui penawaran bunga spesial yang kompetitif di berbagai sektor,” kata Hendra di Hall ICE BSD, Tangerang, Kamis (5/2).
Dalam BCA Expoversary 2026, secara keseluruhan lebih dari 360 proyek properti dan didukung lebih dari 115 kantor agen properti secara daring dengan lebih dari 6.500 listing yang ditawarkan.
Selain sektor properti, pameran BCA juga menghadirkan beragam pilihan kendaraan dengan 24 merek mobil berpartisipasi. Di antaranya BMW, Mercedes-Benz, Denza, Toyota, dan BYD. BCA juga menggandeng 26 merek sepeda motor, termasuk Yamaha, Honda, BMW Motorrad, Harley-Davidson, Ducati, Kawasaki, Vespa, dan Polytron.
Laba 2025 Tembus Rp 57,5 Triliun
Jika melihat kinerja keuangannya, BCA membukukan laba bersih Rp 57,5 triliun pada tahun buku 2025 atau naik 4,9% year on year (yoy). Sepanjang Januari–Desember 2025, BCA dan entitas anak membukukan total kredit 7,7% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 993 triliun per Desember 2025. Secara rata-rata, pertumbuhan kredit BCA mencapai 10,8% sepanjang 2025. Penyaluran kredit BCA terdistribusi ke berbagai sektor, di antaranya manufaktur, perdagangan, restoran, hotel dan rumah tangga.
Di sisi pendanaan, dana giro dan tabungan (CASA) naik 13,1% YoY hingga Rp 1.045 triliun. Hendra, mengatakan torehan ini berkat dukungan besar dari pemerintah dan otoritas membantu perusahaan melewati 2025 dan menorehkan kinerja positif.
Sepanjang tahun lalu, BCA menyelenggarakan berbagai acara seperti dua kali perhelatan Expo, BCA UMKM Fest, BCA Wealth Summit, dan Gebyar Hadiah BCA.
“Berbagai kegiatan itu berdampak positif terhadap kinerja BCA, dan menjadi wujud komitmen kami untuk terus hadir serta memenuhi berbagai kebutuhan nasabah dan masyarakat Indonesia,” ucap Hendra dalam keterangannya, Selasa (27/1).
Selain itu, kredit usaha BCA naik 9,9% secara tahunan (YoY) menjadi Rp 756,5 triliun per Desember 2025. Dari sisi konsumer, BCA menjaga pembiayaan di level Rp 224,1 triliun, didukung oleh kredit pemilikan rumah sebesar Rp 142,3 triliun serta kredit kendaraan bermotor senilai Rp 56,6 triliun.
