Prabowo Bertemu 12 Pengusaha AS, Salah Satunya Pemilik Chelsea Todd Boehly

Ameidyo Daud Nasution
21 Februari 2026, 16:17
prabowo, chelsea, todd boehly
Instagram/sekretariat.kabinet
Presiden Prabowo Subianto saat bertemu pemilik Chelsea FC Todd Boehly di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2). Foto: Instagram/sekretariat.kabinet
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto bertemu 12 pengusaha besar Amerika Serikat di Washington DC, Jumat (20/2). Salah satu konglomerat yang bertemu Presiden adalah CEO Eldridge Industries yang juga pemilik klub Liga Inggris Chelsea, Todd Boehly.

Nama lain yang hadir adalah CEO Oaktree sekaligus pemilik Inter Milan Armen Panossian; Matt Harris dari BlackRock Founding Partners dan Global Infrastructure Partners; serta Co-President sekaligus Head of Global Growth Equity General Atlantic, Martin Escobari.

Selain itu, ada CEO Kayne Anderson, Al Rabil; Managing Director Global Institute Infrastructure KKR Neil R Brown; dan Chairperson of the Investment Committee Levine Leichtman Capital Partners (LLCP) Michael Weinberg.

Hadir pula Managing Partner Related Fund Management (RFM) Justin Metz; Co-President Stonepeak Luke Taylor; COO Thrive Capita, Nabil Mallick; CEO Warburg Pincus Jeffrey Perlman; serta Seth Bernstein dari Bernstein Equity Partners.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan para pengusaha tersebut sebelumnya telah bekerja sama dengan Danantara Indonesia. Akun Instagram Setkab juga sempat mengunggah foto Prabowo bersama Boehly yang memegang jersey Chelsea bernomor 24 milik Reece James.

"Pengusaha tersebut sebelumnya telah bekerja sama dengan Danantara Indonesia sebagai pemilik aset terbesar BUMN," kata Teddy pada Sabtu (21/2) dikutip dari Antara.

Teddy mengatakan, dalam pertemuan, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk membuat iklim investasi yang kondusif. Iklim ini diperlukan untuk membangun rantai ekonomi.

"Serta lapangan pekerjaan yang menguntungkan kepentingan dalam negeri," kata Teddy.

Prabowo berada di AS untuk menghadiri pertemuan Dewan Perdamaian atau Board of Peace pada Kamis (19/2). Selain itu, Prabowo juga sempat menyaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman (MoU) senilai US$ 38,4 miliar atau Rp 643 triliun antara pelaku usaha Indonesia dan AS.


Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...