Pedagang Pasar Minta Kenaikan Harga BBM Bertahap
KATADATA ? Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) meminta kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dilakukan secara bertahap. Kenaikan harga hingga Rp 3.000 per liter akan memberatkan pedagang pasar.
?Kami dukung. Tapi dilakukan bertahap. Misalnya Rp 500 dulu,? kata Ketua APPSI Ngadiran saat dihubungi Katadata, Kamis (30/10).
Menurutnya, kenaikan harga BBM akan berdampak pada harga-harga kebutuhan pokok. ?Kenaikan Rp 3.000 per liter itu nggak wajar, hampir 45 persen. Kenaikan 20 persen saja (pedagang) sudah teriak,? ucapnya.
Selain itu, dia juga masih berharap pemerintah mencari cara selain kenaikan harga untuk mengatasi masalah subsidi BBM. Salah satunya dengan segera membereskan masalah angkutan umum massal.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil memastikan pemerintah akan menaikkan harga BBM bersubsidi sebelum Tahun Baru 2015. Saat ini pemerintah masih menghitung besaran dan bentuk kompensasi yang akan diberikan untuk mengatasi dampak kenaikan tersebut.
?Ya (akan naik) sebelum Januari 2015. Bisa besok, bisa sebelum Januari,? tutur Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil ketika di kantornya, Jakarta, Rabu (29/10).
Meski begitu, dia belum bisa menjelaskan besaran kenaikan harga BBM tersebut. Adapun untuk mengatasi kelebihan kuota BBM di akhir tahun, sebisa mungkin pemerintah tidak akan melakukan pembatasan.
