BI Gandeng Bank Sentral India, Permudah Pembayaran Lintas Negara

Abdul Azis Said
16 Juli 2022, 16:47
BI, bank indonesia, india, sistem pembayaran, transaksi pembayaran
Dokumentasi Bank Indonesia
Gubernur BI Perry Warjiyo dan Gubernur RBI Shaktikanta Das meneken kerja sama di sela-sela pertemuan G20 di Bali, Sabtu (16/7).

Bank Indonesia dan Bank Sentral India (RBI) menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama pada Sabtu (16/7). Kerja sama mencakup sistem pembayaran ritel lintas negara.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo dan Deputi Gubernur RBI Michael Debabrata Patra. Seremoni kerja sama tersebut juga disaksikan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dan Gubernur RBI Shaktikanta Das.

“MoU ini merupakan tonggak penting dalam hubungan antara BI san RBI. Sudah lama sejak kedua bank sentral bekerja sama, dan MoU ini akan menegaskan kolaborasi yang lebih solid di masa depan," kata Perry Warjiyo dalam keterangan resminya.

Dengan MoU ini, BI dan RBI memperdalam kerja sama antara kedua bank sentral dan memperkuat pertukaran informasi dan kerjasama di bidang kebanksentralan. Kerja sama ini dalam bidang sistem pembayaran, inovasi keuangan digital, dan kerangka peraturan dan pengawasan dalam kerangka Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT)

Perry menyebut, MoU ini memberikan landasan yang baik untuk mengembangkan sistem pembayaran yang efisien dan memperluas konektivitas pembayaran lintas batas. Setelah penandatanganan ini, keduanya akan melakukan dialog kebijakan, kerjasama teknis, pertukaran informasi dan inisiasi bersama.

Inisiatif-inisiatif tersebut akan dilaksanakan melalui tiga aspek. Pertama, interaksi reguler membahas perkembangan dan masalah ekonomi dan keuangan terkini. Kedua, kerjasama teknis melalui pelatihan dan seminar bersama. Ketiga, kerja sama untuk menjajaki konektivitas sistem pembayaran ritel lintas batas.

Gubernur RBI Shaktikanta Das juga menekankan pentingnya kerja sama di berbagai bidang mengingat kesamaan tujuan dan tantangan yang kedua bank sentral hadapi. Ia menyebut, MoU ini merupakan satu langkah maju dalam mengimplementasi upaya bersama ke dalam bentuk yang formal.

“Ke depan, MoU akan lebih memperkuat hubungan bilateral kedua bank sentral dan memfasilitasi upaya dalam mencapai sistem keuangan yang mudah diakses, inklusif dan aman," kata Shaktikanta.

Selain dengan India, BI dalam pertemuan ketiga jalur keuangan G20 juga memamerkan rencana kerja sama pembayaran lintas negara dengan empat negara ASEAN, Singapura, Filipina, Malaysia dan Thailand. Namun MoU untuk kerja sama dengan empat negara tersebut baru akan diteken pada November mendatang.

Kerja sama pembayaran lintas negara dengan ASEAN termasuk pembayaran melalui QRIS dan BI-Fast. Selain tiu, kerja sama ini juga akan dilengkapi fitur Local Currency Settlement (LCS) atau dengan mata uang lokal.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Abdul Azis Said
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...