Sri Mulyani Hadiri G20 di Brasil, Tekankan Pentingnya Pandemic Fund

Rahayu Subekti
25 Juli 2024, 08:39
Menteri Keuangan Sri Mulyani, pandemic fund, G20, brasil
Instagram/Menteri Keuangan Sri Mulyani
Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan, Indonesia akan terus mendukung kerja dama penanganan pandemi, termasuk pandemic fund.

Ringkasan

  • Tahun 2024 merupakan tahun terakhir berlakunya tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11%, karena mulai tahun berikutnya, tarif akan naik menjadi 12% berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.
  • Kenaikan tarif PPN ini dapat ditunda oleh pemerintah sesuai Pasal 7 Ayat (3) UU PPN yang memungkinkan tarif berubah antara 5% hingga 15% berdasarkan pertimbangan perkembangan ekonomi dan kebutuhan dana pembangunan.
  • PPN dikenakan pada setiap transaksi jual beli barang dan jasa di Indonesia, bersifat tidak langsung dan non kumulatif, di mana pajak dibayarkan oleh konsumen, bukan produsen barang/jasa, dengan dasar hukum UU Nomor 42 Tahun 2009.
! Ringkasan ini dihasilkan dengan menggunakan AI
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghadiri agenda hari pertama Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Negara G20 di Rio De Janeiro, Brasil. Agenda pertama tersebut adalah High Level Event oleh The Pandemic Fund

Melalui akun Instagram pribadinya @smindrawati, Sri Mulyani mengungkapkan tiga hal penting dari pandemic fund. “Pandemic fund harus mendanai selain kesiapan juga kemampuan respons pengendalian wabah sehingga meminimalisir dampak yang ditimbulkan,” ujar Sri Mulyani, Kamis (25/7). 

Hal penting kedua, menurut Sri Mulyani, adalah pandemic fund harus mampu menarik pembiayaan alternatif. Hal itu dapat dilakukan melalui proyek kerja sama dengan Multilateral Development Bank (MDB), sektor swasta, filantropi, dan dana masing-masing negara. 

Manfaat ketiga pandemic fund adalah negara maju dapat mendukung melalui debt for health swaps. “Ini untuk meringankan beban negara miskin yang memiliki beban utang tinggi,” ucap Sri Mulyani. 

Sri Mulyani memastikan, Indonesia akan terus mendukung kerja dama penanganan pandemi, termasuk pandemic fund. Hal tersebut dilalukan dengan terus mempromosikan inisiatif pandemic fund di berbagai forum internasional lainnya seperti di forum ASEAN.

Pandemic fund merupakan inisiatif dan milestone dari Presidensi G20 Indonesia pada 2022 dengan mengumpulkan lebih dari 2 miliar dolar AS dari 47 donor. Pandemic fund juga mendanai 19 proyek untuk persiapan dan respons pandemi diantaranya di Bhutan, Ethiopia, Kamboja, Mongolia, termasuk India. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Rahayu Subekti
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...