Prabowo Pamer Hasil MBG 8 Bulan, Prestasi Anak Meningkat

Rahayu Subekti
15 Agustus 2025, 12:41
Prabowo
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/app/rwa.
Presiden Prabowo Subianto (kiri) bersama Wapres Gibran Rakabuming Raka (kanan) tiba untuk mengikuti Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto memamerkan sejumlah hasil positif dari program makan bergizi gratis alias MBG. Program yang mendapatkan alokasi anggaran Rp 71 triliun ini sudah berjalan selama delapan bulan.

“Walau baru berjalan delapan bulan, hasil dari makan bergizi gratis mulai terasa,” kata Prabowo dalam pidato Sidang Tahunan di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Jumat (15/8).  

Ia menjelaskan dampak positif dari program ini, seperti peningkatan angka kehadiran anak di sekolah. Prabowo juga mengklaim prestasi anak-anak di sekolah lebih meningkat.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi alias SPPG juga terus bertambah. “Per hari ini sudah ada 5.800  satuan pelayanan pemenuhan gizi di 38 provinsi,” ujar Prabowo.

Tak hanya itu, program ini juga berdampak positif terhadap penciptaan lapangan kerja. Program ini bahkan berhasil menciptakan 290 ribu lapangan kerja baru di dapur-dapur penyediaan makan bergizi gratis.

“Hal ini juga melibatkan satu juta petani, nelayan, peternak, dan UMKM.  MBG mendorong pertumbuhan ekonomi di desa-desa,” kata Prabowo.

Prabowo menegaskan bahwa makan bergizi gratis bukan semata program sosial. Menurutnya, program tersebut bisa menjadi fondasi untuk menciptakan generasi sehat, cerdas, dan produktif.

“PBB mengatakan bahwa MBG adalah investasi terbaik yang bisa dilakukan sebuah bangsa,” ujar Prabowo. 

Penerima Makan Bergizi Gratis Tembus 20 Juta Orang

Prabowo mengapresiasi capaian Badan Gizi Nasional (BGN) yang telah menyalurkan makan bergizi gratis kepada 20 juta penerima manfaat.

“Sekarang kita telah mencapai kemajuan yang membanggakan. Pagi ini saya mendapat laporan dari Badan Gizi Nasional, sudah 20 juta anak sekolah, anak belum sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui sudah menerima makan bergizi gratis setiap hari,” ujar Prabowo.

Ia menyampaikan penghargaan kepada kepala BGN beserta seluruh anggotanya yang telah bekerja keras. Dalam tujuh bulan, Indonesia berhasil meraih capaian yang di negara-negara lain membutuhkan waktu belasan tahun.

"Saya telah ketemu presiden Brasil dan mantan presiden Brasil. Brasil butuh 11 tahun untuk mencapai 40 juta makan bergizi gratis setiap hari,” ucapnya.

Prabowo menegaskan capaian tersebut menunjukkan kemampuan bangsa Indonesia. Ia menyebut, jika ada kehendak, banyak hal yang bisa dikerjakan bersama.

Menurutnya, program ini menghadapi berbagai tantangan manajemen, mulai dari pembangunan fisik dapur, pengelolaan rantai pasok, hingga pelatihan manajer dan pelaksana.

Prabowo kembali mengucapkan terima kasih kepada BGN yang telah bekerja dengan baik. "Kita kadang-kadang kalau yang berbuat baik, kita lupa ucapkan terima kasih. Kalau yang berbuat salah, kita tidak akan lupa-lupa, terus diingat,” katanya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung program makan bergizi gratis, mulai dari TNI, Polri, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, ormas, koperasi dan yayasan.

"Mereka telah ramai-ramai terlibat dan bergotong royong membentuk satuan pelayanan pemenuhan gizi di seluruh provinsi Indonesia,” ujarnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Rahayu Subekti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...