Purbaya Telah Siapkan Pengganti Masyita yang Pindah ke Danantara

Ade Rosman
13 Februari 2026, 19:14
Purbaya, Masyita Crystallin
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah mengantongi nama calon pengganti Masyita Crystallin untuk menduduki kursi Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (SPSK).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah mengantongi nama calon pengganti Masyita Crystallin untuk menduduki kursi Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (SPSK).

“Ada, sedang kita cari, sedang kita proses. Sudah ada orangnya, tapi sedang kita proses,” kata Purbaya di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2). 

Ia menyebut, tahapan pengisian jabatan kosong tersebut harus melalui Sekretariat Negara dan Presiden Prabowo Subianto. 

“Sudah ada (calon), tapi belum bisa diumumkan. Siapa tahu nanti enggak disetujui sama Presiden,” kata dia. 

Di sisi lain, Purbaya mengatakan tidak ada aturan yang melarang pegawai Kemenkeu hijrah ke Danantara. Terlebih, Masyita merupakan profesional yang direkrut Kemenkeu dengan pembaruan setiap tahun sekali. 

“Boleh saja, memang enggak boleh? Itu kan entitas-entitas seperti semi-private kan. Bu Masyita di Kemenkeu bukan pegawai tetap, kalau enggak salah, dia profesional yang di-hire, dengan pembaruan setiap tahun sekali. Jadi enggak ada masalah buat keuangan. Di (Kementerian) Keuangan banyak orang pintar,” kata Purbaya. 

Masyita Pindah ke Danantara

Kementerian Keuangan menyatakan, Masyita Crystallin resmi mengakhiri jabatannya sebagai Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (SPSK). Ia kini menempati posisi baru sebagai Head of Economic & ESG Strategic Positioning di Danantara Investment Management. 

Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kemenkeu, Masyita Crystallin, dalam acara Katadata Policy Dialogue: Arah APBN Kita, Juma
Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kemenkeu, Masyita Crystallin, dalam acara Katadata Policy Dialogue: Arah APBN Kita, Juma (Katadata)

Mengutip keterangan resmi Kementerian Keuangan, jabatan baru tersebut efektif berlaku mulai 11 Januari 2026. “Ini merupakan bagian dari penguatan sinergi kebijakan dan investasi dalam rangka mempercepat agenda strategis pendalaman sektor keuangan nasional,” demikian pernyataan Kemenkeu, Jumat (13/2).

Masyita diharapkan dapat memperkuat integrasi arah kebijakan ekonomi, prinsip Environmental, Social and Governance (ESG), serta strategi investasi jangka panjang Danantara. Hal ini mengingat latar belakangnya di bidang makro-keuangan, stabilitas sistem keuangan, dan pengembangan kebijakan sektor keuangan berkelanjutan.

Selama menjabat sebagai Dirjen SPSK, Masyita terlibat dalam sejumlah agenda reformasi sektor keuangan, mulai dari penguatan kerangka stabilitas sistem keuangan, pendalaman pasar keuangan domestik, hingga harmonisasi kebijakan dalam implementasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...