Respons LPS soal Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Image title
11 Agustus 2026, 08:50
Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti (kiri) berbincang dengan Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu saat konferensi pers hasil rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) III 2026 di Jakarta, Senin (3/8/2026).
Katadata/Fauza Syahputra
Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti (kiri) berbincang dengan Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu saat konferensi pers hasil rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) III 2026 di Jakarta, Senin (3/8/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu menyambut positif keputusan Presiden Prabowo Subianto mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif.

Anggito menilai Destry memiliki pengalaman yang lengkap di sektor ekonomi dan keuangan sehingga diyakini dapat memperkuat koordinasi antara BI dengan lembaga-lembaga terkait.

"Ya Alhamdulillah lah ya, saya bersyukur beliau bisa segera disampaikan dan Bu Destry. Bu Destry itu kan pertama alumni LPS," kata Anggito di kantor BPS, Senin (10/8).

Dia mengatakan Destry juga memiliki pengalaman di Kementerian Keuangan dan telah lama berkarier di Bank Indonesia. Menurut Anggito, kombinasi pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Destry apabila nantinya ditetapkan sebagai Gubernur BI definitif.

"Yang kedua dia pernah di Kementerian Keuangan. Dia juga lama di Bank Indonesia, jadi dia memiliki latar belakang dan paket lengkap," ujarnya.

Anggito pun optimistis koordinasi antara BI dengan Kementerian Keuangan, LPS, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat terus berjalan dengan baik di bawah kepemimpinan Destry.

"Jadi saya cukup yakin kerja sama dengan Kementerian Keuangan, dengan LPS, OJK tidak ada masalah. Selama ini juga nggak ada masalah," kata dia.

Meski demikian, Anggito mengingatkan bahwa Destry masih harus melewati proses politik di DPR sebelum resmi ditetapkan sebagai Gubernur BI definitif.

"Jadi mudah-mudahan kalau beliau lancar nanti ya. Ini kan kita enggak boleh duluin ya, masih ada DPR, masih ada di komisi, masih ada di paripurna. Jadi mudah-mudahan lancar dan segera ditetapkan gubernur," tuturnya.

Terkait harapan terhadap arah kebijakan moneter dan kebijakan BI ke depan apabila Destry ditetapkan sebagai gubernur definitif, Anggito mengatakan hal tersebut akan bergantung pada dinamika ekonomi dan keuangan yang dihadapi.

Dia menilai kebijakan tidak dapat diterapkan dengan pendekatan yang sama dalam setiap kondisi. "Nanti ya tentu itu diskusi ya di KSSK. Karena kita lihat dinamikanya ya. Karena kebijakan kan tidak bisa one size fits all. Tidak bisa sekaligus," kata Anggito.

Menurut dia, kebijakan harus disesuaikan dengan kondisi dan tantangan ekonomi pada setiap periode. "Kebijakan itu berlaku dalam setiap waktu dan setiap masa, tergantung pada situasinya seperti apa," ujarnya.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto telah mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI definitif. Destry saat ini menjabat sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI setelah menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri pada akhir Juli 2026.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah hanya mengusulkan satu nama untuk mengisi posisi Gubernur BI. "Namanya tunggal, satu nama yaitu atas nama Ibu Destry Damayanti yang sekarang beliau menjabat sebagai pejabat gubernur sementara," ujar Prasetyo dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (10/8).

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nuzulia Nur Rahmah
Editor: Yuliawati

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...