Purbaya: Tanggap Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Anggaran hingga Rp 5 Triliun
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah menganggarkan hingga Rp 5 triliun untuk kebutuhan tanggap bencana. Hal itu diucapkan Purbaya saat meninjau lokasi terdampak gempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menurut Purbaya, anggaran tersebut masuk ke dalam pos Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Kalau itu (anggaran tanggap bencana) BNPB, kami sediakan cukup banyak. Harusnya sih kami bisa sediakan sampai Rp 5 triliun, ya, tapi kita akan tunggu permintaan dari BNPB seperti apa,” kata Purbaya dalam keterangannya, di NTT, pada Rabu (19/8)..
Di sisi lain, Purbaya meminta anak buahnya di Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Daerah Kemenkeu untuk memantau penanganan bencana tersebut.
Purbaya juga memastikan pemerintah pusat akan menyiapkan anggaran untuk penanganan daerah terdampak bencana alam tersebut.
“Kami di pusat monitor terus keadaannya dan akan menyiapkan anggaran sesuai dengan yang dibutuhkan tentunya dengan persetujuan Bapak Presiden dan menunggu petunjuk Bapak Presiden,” kata Purbaya.
Selain itu, Purbaya juga menyampaikan kepada kepala daerah untuk menggunakan terlebih dahulu anggaran yang ada. Jika nanti terdapat kebutuhan lain, kepala daerah dapat melapor kepada menteri keuangan.
“Saya bilang ke Pak Bupati pakai dulu itu. Nanti kalau kurang, lapor ke kami, nanti kami lapor ke Bapak Presiden, nanti Pak Presiden pasti akan menyiapkan anggaran lebih untuk daerah yang terkena bencana,” kata Purbaya.
Pemprov NTT Kumpulkan Dana Bantuan Bencana
Pemerintah Provinsi NTT melaporkan dana bantuan bencana yang masuk dan dikelola untuk penanganan tanggap darurat gempa bumi mencapai Rp 4,36 miliar hingga Selasa (18/8).
Pelaksana Tugas Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT Yohanes Abrianto Kore mengatakan dana tersebut tercatat sebagai saldo rekening dana penampungan bencana Pemerintah Provinsi NTT.
“Saldo rekening dana penampungan bencana Pemerintah Provinsi NTT hingga 18 Agustus 2026 tercatat sebesar Rp4.359.200.000,” katanya, dilansir dari Antara, Rabu (19/8).
Ia menjelaskan dana tersebut berasal dari sejumlah pemerintah daerah dan masyarakat yang memberikan dukungan untuk penanganan bencana gempa bumi di NTT.
Rinciannya, bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Rp 2,5 miliar, Pemerintah Provinsi Maluku Rp 1,5 miliar, serta sumbangan masyarakat umum Rp 359,2 juta.
Selain dukungan berupa dana, Pemerintah Provinsi NTT melalui Posko Provinsi BPBD NTT juga terus menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan medis ke wilayah terdampak.
