Rupiah Tertekan, BI Tak Tutup Peluang Kerek Suku Bunga

Ade Rosman
30 Oktober 2026, 12:55
suku bunga, BI, bunga, rupiah
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/kye
Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Nilai tukar rupiah kembali melemah mendekati level 18.200 per dolar AS pada perdagangan pekan ini. Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menyatakan tak menutup  kemungkinan dilakukan penyesuaian suku bunga acuan atau BI rate jika dibutuhkan.  

“Data dependent. Kami lihat perkembangannya seperti apa, karena kami punya kebijakan, kan banyak ya instrumennya, tidak hanya suku bunga aja,” kata Destry kepada wartawan di Jakarta, Kamis (29/10). 

Destry menjelaskan, bank sentral akan terus memantau kondisi pasar.  Saat ini, menurut dia, ada sejumlah instrumen di luar suku bunga yang digunakan untuk menjaga stabilitas rupiah.  Salah satunya, insentif biaya lindung nilai atau hedging, kebijakan makroprudensial, serta Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). 

“Jadi bukan hanya suku bunga yang jadi kebijakan kita,” kata dia. 

Di sisi lain, Destry pun menjelaskan mengenai kemungkinan menaikkan suku bunga SRBI untuk menarik aliran modal asing. Ia menegaskan, hal tersebut bergantung pada perkembangan kondisi pasar. 

“Semua lihat kondisi di pasar ya, kiita lihat nanti gimana,” kata Destry. 

BI sebelumnya memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 20–21 Oktober 2026. Namun, BI menaikkan suku bunga deposit facility menjadi 5% dari level sebelumnya.

Destry mengatakan, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan tekanan eksternal yang meningkat, terutama akibat eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan arah kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) yang diperkirakan tetap ketat dalam waktu lebih lama.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...