Harga Minyak Terus Meningkat, Anggaran Subsidi Energi Bengkak Jadi Rp 500 T

Ade Rosman
3 November 2026, 22:33
subsidi, energi, menkeu
ANTARA FOTO/Makna Zaezar/YU
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite pada kendaraan konsumen di SPBU Jalan Majapahit, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (23/10/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Pemerintah menaikkan anggaran subsidi dan kompensasi energi menjadi Rp 500 triliun pada 2026 dari alokasi awal sebesar Rp 338 triliun. Kenaikan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga minyak mentah dunia yang berpotensi menambah beban belanja negara.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) hingga akhir Oktober 2026 mencapai US$ 93 per barel. Sementara itu, nilai tukar rupiah berada di kisaran 17.508 per dolar AS.

Kenaikan harga minyak tersebut berdampak terhadap meningkatnya pembayaran pemerintah kepada PT Pertamina dan PT PLN untuk subsidi dan kompensasi energi.

“Ini menyebabkan tentu pembayaran kepada Pertamina juga PLN dan Pertamina akan meningkat,” kata Suahasil dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), di Jakarta, Selasa (3/11).

Bendahara negara menjelaskan, pemerintah awalnya mengalokasikan anggaran subsidi dan kompensasi energi sebesar Rp 338 triliun dalam APBN 2026. Namun, pemerintah kemudian menaikkan alokasi tersebut menjadi Rp 500 triliun melalui sebagai antisipasi kenaikan harga minyak.

Anggaran Rp 500 triliun tersebut menjadi patokan pemerintah untuk membayar subsidi dan kompensasi energi setiap bulan kepada Pertamina dan PLN.

Suahasil mengatakan, hingga 30 Oktober 2026, pemerintah telah membayarkan subsidi dan kompensasi energi sebesar Rp 333,9 triliun. Pembayaran tersebut masih akan berlanjut pada November dan Desember sesuai dengan anggaran yang tersedia.

"Nanti tentu di akhir tahun kita akan melakukan perhitungan satu tahun ini jadinya berapa," kata Suahasil.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...